BENGKULU — Stagnasi ini terjadi setelah reli signifikan yang mendorong harga emas Antam ke posisi tertingginya dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data situs resmi Logam Mulia Antam, rentang pergerakan harga emas dalam tujuh hari terakhir berada di kisaran Rp 2.599.000 hingga Rp 2.690.000 per gram. Pola yang sama juga terlihat dalam sebulan terakhir, mengindikasikan level Rp 2,69 juta merupakan titik resistensi kuat yang tengah diuji pasar.
Harga Emas Antam Ukuran Kecil hingga Besar Hari Ini
Untuk investor ritel yang ingin mulai menabung emas, satuan terkecil 0,5 gram dibanderol Rp 1.395.000. Sementara itu, ukuran yang lebih besar menunjukkan selisih harga yang cukup tipis dari kelipatan gramnya, mencerminkan efisiensi biaya produksi pada cetakan yang lebih besar.
- 0,5 gram: Rp 1.395.000
- 1 gram: Rp 2.690.000
- 5 gram: Rp 13.022.500
- 10 gram: Rp 26.395.000
- 25 gram: Rp 65.862.000
- 50 gram: Rp 131.645.000
- 100 gram: Rp 263.212.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp 2.630.600.000
Selisih Harga Jual dan Buyback Capai Rp 179 Ribu
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali (buyback) berada di angka Rp 179.000 per gram. Artinya, investor yang menjual emas batangan ke Antam akan menerima harga di bawah patokan jual, dengan selisih tersebut mencakup biaya pembuatan, margin, dan komponen lainnya.
Perlu dicatat, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, transaksi pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9 persen. Namun, pembeli yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) mendapatkan tarif lebih rendah, yakni 0,45 persen.
Buyback Emas Antam Tidak Bergerak
Harga buyback Antam hari ini juga tidak mengalami perubahan dan bertahan di level Rp 2.511.000 per gram. Angka ini menjadi acuan bagi pemegang emas batangan yang ingin mencairkan investasinya. Dengan harga jual di Rp 2,69 juta dan buyback di Rp 2,51 juta, investor harus memperhitungkan selisih ini sebagai biaya transaksi sebelum mengambil posisi.
Stagnasi harga emas Antam terjadi di tengah tidak adanya katalis baru dari pasar global. Pergerakan emas batangan domestik umumnya mengikuti tren harga emas dunia, yang pekan ini cenderung sideways setelah data inflasi Amerika Serikat terbaru dirilis sesuai ekspektasi pelaku pasar.