Harga Emas Perhiasan di Bengkulu Stabil di Awal September 2026, Begini Rincian Harga per Gram untuk Semua Kadar Karat

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Sabtu, 05 September 2026 | 11:01:01 WIB
Harga emas perhiasan di Bengkulu terpantau stabil untuk seluruh kadar karat pada Sabtu (5/9/2026).

BENGKULU — Setelah bergerak fluktuatif di awal pekan, harga emas perhiasan untuk seluruh kadar karat menunjukkan pergerakan stabil tanpa perubahan signifikan pada Sabtu (5/9/2026). Stabilitas ini terpantau di tiga penyedia utama, yaitu Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas.

Pada Kamis (3/9/2026), harga emas 24 karat sempat tercatat turun di beberapa penyedia. Di Laku Emas, harga emas 24 karat berada di level Rp2.255.000 per gram, sementara di Raja Emas dijual seharga Rp2.225.000 per gram.

Rincian Harga Emas Perhiasan di Raja Emas Indonesia

Berdasarkan pantauan pada hari ini, seluruh kadar karat mulai dari 24 karat hingga 12 karat tidak mengalami kenaikan maupun penurunan. Kondisi ini dinilai menjadi momen yang tepat bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas dengan tingkat kepastian harga lebih tinggi.

Faktor Pendorong Reli Harga Emas hingga 2026

Permintaan bank sentral dunia menjadi faktor struktural utama yang menopang harga emas. World Gold Council mencatat pembelian bersih bank sentral mencapai sekitar 289 ton pada kuartal kedua 2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Polandia tercatat sebagai pembeli bersih emas terbesar dari kalangan bank sentral pada semester I 2026 dengan tambahan 82 ton. Disusul Uzbekistan dengan 41 ton, China 40 ton, dan Kazakhstan 27 ton.

Goldman Sachs Research memperkirakan harga emas dapat mencapai US$4.900 per ons troi pada akhir 2026. Proyeksi ini didorong kuatnya permintaan bank sentral untuk melakukan diversifikasi cadangan devisa, yang mengindikasikan emas masih memiliki ruang pertumbuhan signifikan dalam jangka menengah hingga panjang.

Strategi Investasi Emas bagi Masyarakat dengan Dana Terbatas

Bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum ini, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan di tengah kondisi pasar yang dinamis. Pertama, tentukan anggaran investasi yang sesuai kemampuan finansial dan alokasikan dana secara konsisten. Kedua, manfaatkan layanan tabungan emas yang memungkinkan pembelian dalam jumlah kecil secara bertahap.

Ketiga, jadwalkan pembelian secara rutin untuk merata-ratakan harga beli dalam jangka panjang. Keempat, tetapkan tujuan investasi jangka panjang yang jelas agar tidak terpengaruh fluktuasi harga harian.

Koreksi harga emas yang terjadi sebelumnya bukan berarti minat investor menurun, melainkan bagian dari dinamika pasar normal yang dipengaruhi faktor eksternal. Permintaan tidak hanya datang dari investor individu dan pengelola dana, tetapi juga bank sentral yang terus membeli emas untuk diversifikasi cadangan.

Pergerakan harga emas dipengaruhi tujuh faktor utama yang saling berkaitan. Kebijakan suku bunga The Fed, nilai tukar dolar AS, dan permintaan cadangan emas bank sentral menjadi penggerak utama dalam beberapa tahun terakhir, di samping inflasi, ketegangan geopolitik, keseimbangan permintaan investasi versus perhiasan, serta pasokan tambang.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: klikinfoberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top