BENGKULU — Kapolsek Tanjungsari Iptu Eka Sakti membenarkan peristiwa penganiayaan dengan senjata tajam itu terjadi sekitar pukul 19.15 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima, korban terluka di bagian dada dan lengan kanan akibat sabetan senjata tajam pelaku.
"Telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan dilakukan oleh orang tidak dikenal terhadap korban di ATM SPBU," kata Eka Sakti kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).
Peristiwa berawal saat S sedang bertugas dan melihat gerak-gerik mencurigakan dari seorang pria di dekat mesin ATM. Korban menilai pria tersebut tengah bersiap melakukan aksi penipuan dengan modus ganjal ATM, yaitu menyelipkan benda ke lubang kartu agar uang korban tidak keluar, kemudian berpura-pura membantu.
"Peristiwa tersebut berawal dari kecurigaan korban terhadap pelaku yang diduga akan melakukan penipuan (modus ganjal ATM dan pura-pura membantu) terhadap orang-orang yang mengambil uang di ATM," jelas Eka.
S yang sedang bertugas pun memutuskan untuk menghampiri pelaku. Ia ingin memastikan aktivitas pria tersebut. Namun, alih-alih memberikan penjelasan, pelaku justru langsung menyerang S menggunakan senjata tajam yang telah disiapkan.
"Pelaku menganiaya korban menggunakan senjata tajam dan kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor," tuturnya.
Akibat serangan mendadak itu, S menderita luka robek di dada dan lengan kanan. Ia segera dilarikan rekan kerjanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam penanganan tim medis.
Polisi dari Polsek Tanjungsari telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi di lokasi. Petugas juga tengah memburu pelaku yang kabur dengan sepeda motor.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku," ujar Eka.
Aksi kriminal dengan modus ganjal ATM kerap menyasar nasabah yang kurang waspada saat bertransaksi di mesin ATM, terutama di area yang minim pengawasan. Pelaku biasanya menjegal lubang kartu dengan benda seperti lem atau potongan plastik, lalu menawarkan bantuan ketika korban gagal menarik uang. Saat korban lengah, pelaku menukar kartu atau menguras isi rekening.
Kejadian di Tanjungsari ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap orang asing yang menawarkan bantuan saat mesin ATM bermasalah. Nasabah juga disarankan segera menghubungi pihak bank atau petugas keamanan terdekat jika mengalami kendala saat transaksi.