ARGA MAKMUR — Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono meresmikan rumah ke-70 hasil program bedah rumah di Jalan Ade Irma Suryani, Desa Karang Anyar II, Kabupaten Bengkulu Utara. Peresmian yang berlangsung pada Sabtu (2/5/2026) ini menyasar kediaman Dadi, seorang buruh bangunan yang sebelumnya tinggal di hunian dengan kondisi memprihatinkan.
Kegiatan sosial berskala besar ini dihadiri oleh Irwasda Polda Bengkulu Kombes Pol Ja’far Sodiq, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu, serta Kapolres Bengkulu Utara. Kehadiran para petinggi kepolisian daerah ini menegaskan pentingnya program kemanusiaan dalam agenda kerja Polda Bengkulu tahun ini.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kepolisian untuk menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah Provinsi Bengkulu. Melalui penyediaan hunian yang aman dan sehat, Polri berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat bawah secara bertahap.
Program bedah rumah ini bukan merupakan kerja tunggal kepolisian, melainkan hasil kolaborasi strategis lintas sektor. Polda Bengkulu menggandeng Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Real Estate Indonesia (REI), Pelindo, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menghimpun sumber daya.
Sinergi ini memungkinkan pembangunan rumah dilakukan secara cepat dengan standar kelayakan yang terjaga. Rumah milik Dadi menjadi unit ke-70 yang berhasil diselesaikan, menandai konsistensi program yang sudah berjalan dalam beberapa periode terakhir.
Bagi keluarga Dadi, bantuan ini menjadi titik balik bagi kesejahteraan mereka. Sebagai buruh bangunan, akses terhadap pembiayaan rumah layak huni selama ini menjadi kendala utama akibat penghasilan yang tidak menentu.
Irjen Pol Mardiyono menegaskan bahwa peran kepolisian saat ini telah bertransformasi untuk lebih responsif terhadap isu sosial. Polri tidak lagi hanya terpaku pada fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Program bedah rumah ini adalah salah satu bentuk nyata kepedulian kami,” ujar Irjen Pol Mardiyono, Sabtu (2/5/2026).
Kapolda menambahkan bahwa keberlanjutan program menjadi prioritas utama agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Ia berharap kehadiran personel kepolisian di lapangan benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga di pelosok daerah.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga program ini bisa terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga,” tambahnya.
Selain meresmikan hunian, Kapolda Bengkulu juga menyerahkan bantuan berupa hambal untuk masjid di lingkungan setempat. Pemberian bantuan sarana ibadah ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas keagamaan di Desa Karang Anyar II.
“Tempat ibadah yang nyaman tentu akan meningkatkan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah. Ini juga menjadi bagian dari perhatian kami terhadap kehidupan sosial dan keagamaan warga,” ungkap Mardiyono.
Di sela kegiatan tersebut, Kapolda menyempatkan diri meninjau lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Polsek Kota Argamakmur. Peninjauan ini menjadi sinyal kuat bahwa Polri tengah memperkuat infrastruktur pelayanan di wilayah Bengkulu Utara.
Rencana pembangunan Polsek baru ini diharapkan mampu memperpendek jarak pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Peningkatan sarana dan prasarana dianggap krusial untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk dan dinamika keamanan di wilayah Argamakmur.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui pembangunan sarana dan prasarana kepolisian yang memadai,” tutup Kapolda.