KAUR — Prosesi pengambilan sumpah janji jabatan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Padang Kempas. Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, memimpin langsung pelantikan didampingi Sekretaris Daerah Nasrur Rahman serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan pemerintah daerah.
Suasana haru menyelimuti ruangan saat para peserta resmi menanggalkan status "calon" setelah melewati rangkaian seleksi dan masa percobaan yang panjang. Pemerintah daerah berharap kehadiran tenaga baru ini memberikan energi segar bagi pelayanan publik di Bumi Sease Seijean.
Pengangkatan ini menjadi puncak dari proses birokrasi yang harus dilalui para aparatur sebelum sah menjadi pegawai tetap. Dari total 84 orang yang dilantik, komposisinya terdiri atas 35 tenaga kesehatan dan 49 tenaga teknis.
Seluruh pegawai tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat kesehatan serta lulus pendidikan dan pelatihan dasar (diklatpim). Penempatan mereka tersebar di berbagai instansi untuk mengisi kekosongan posisi strategis di tingkat kabupaten maupun kecamatan.
"Selamat atas pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 84 CPNS menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur," ujar Abdul Hamid saat memberikan sambutan resmi.
Pemerintah Kabupaten Kaur memberikan instruksi khusus terkait tertib administrasi kependudukan bagi para pegawai baru. Setiap PNS yang baru dilantik diminta segera mengurus perpindahan dokumen kependudukan mereka menjadi warga Kabupaten Kaur.
Langkah ini bertujuan agar para aparatur sipil negara (ASN) bisa lebih fokus dan menyatu dengan lingkungan tempat mereka bertugas. Selain itu, kepatuhan terhadap kode etik dan disiplin kerja menjadi poin utama yang dievaluasi secara berkala oleh Badan Kepegawaian Daerah.
Wakil Bupati menekankan bahwa status PNS membawa tanggung jawab besar terhadap tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Ia menginstruksikan para pegawai untuk membangun birokrasi yang tidak hanya bekerja sesuai aturan hukum, tetapi juga memiliki sisi kemanusiaan.
Aparatur diminta lebih inovatif dan responsif dalam menghadapi keluhan masyarakat. Loyalitas terhadap visi-misi pembangunan daerah menjadi harga mati agar target kesejahteraan masyarakat Kaur dapat tercapai tepat waktu.
"Teruslah bekerja keras, jaga loyalitas, dan dukung visi-misi pembangunan daerah demi mewujudkan Kaur yang maju, sejahtera, dan bahagia," tutup Abdul Hamid.