DPRD Bengkulu Pelajari Teknologi Kendali Lalu Lintas Modern di Jakarta

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 18:34:01 WIB
Ketua DPRD Bengkulu Sumardi bersama rombongan mempelajari teknologi kendali lalu lintas modern di UPSPLL DKI Jakarta.

JAKARTA — Jajaran DPRD Provinsi Bengkulu melakukan studi banding ke Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas (UPSPLL) Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Kunjungan ini bertujuan mempelajari sistem manajemen lalu lintas modern yang telah diterapkan secara efektif di Ibu Kota.

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, memimpin langsung rombongan tersebut dan disambut oleh jajaran pimpinan UPSPLL. Diskusi antar-instansi ini berfokus pada strategi penanganan kemacetan serta pengembangan infrastruktur Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Rombongan juga berkesempatan meninjau Network Operational Center (NOC) untuk melihat pemantauan arus kendaraan melalui jaringan kamera canggih. Teknologi tersebut memungkinkan petugas memonitor seluruh sudut kota serta menghitung jumlah kendaraan yang melintas secara akurat.

Pantauan Real Time dan Pengaturan Lampu Dinamis

"Kami melihat secara langsung kecanggihan alat-alat elektronik untuk memantau situasi di jalan raya. Semua sudut kota Jakarta dapat dipantau secara real time, termasuk menghitung jumlah kendaraan yang keluar masuk Jakarta," ujar Sumardi.

Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai pemantau, tetapi juga mampu mengatur durasi lampu lalu lintas secara dinamis. Pengaturan lampu merah dan hijau dapat disesuaikan secara otomatis berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan di lapangan, bukan lagi menggunakan durasi statis.

"Durasi lampu merah, kuning, dan hijau juga bisa diprogram secara dinamis, tidak statis. Jadi ketika kondisi jalan padat waktunya bisa diperpanjang, sedangkan saat tidak padat bisa dipercepat. Dengan begitu titik kemacetan dapat dipetakan dengan baik," tambah Sumardi.

Potensi Penerapan Sistem Digital di Bengkulu

Teknologi yang dikelola UPSPLL Jakarta dinilai mampu mendeteksi gangguan lalu lintas maupun insiden di jalan raya secara cepat. Hal ini menjadi poin krusial bagi DPRD Provinsi Bengkulu dalam merancang kebijakan pelayanan publik yang lebih responsif.

Sumardi menilai sistem tersebut sangat layak menjadi contoh bagi daerah lain, termasuk Provinsi Bengkulu, dalam mengelola lalu lintas berbasis teknologi. Implementasi sistem serupa diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pergerakan kendaraan di wilayah perkotaan Bengkulu.

Kunjungan studi ini diharapkan memperkuat sinergi antar-pemerintah daerah dalam memodernisasi manajemen transportasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong peningkatan kualitas infrastruktur digital di berbagai wilayah Indonesia.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: beritarafflesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top