Kejurprov Renang Bengkulu 2026 Diikuti 600 Atlet, Pemprov Targetkan Venue Standar Internasional

Penulis: Syahrul Karim  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:55:05 WIB
atlet mengikuti Kejurprov Renang 2026 di Kolam Renang Gelora Merah Putih Bengkulu.

BENGKULU — Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan pembangunan kolam renang standar internasional sebagai langkah jangka panjang mencetak atlet nasional. Target itu disampaikan di sela-sela pembukaan Kejurprov Renang 2026 yang berlangsung selama dua hari, 16–17 Mei, di Kolam Renang Gelora Merah Putih.

Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemda untuk merealisasikan sejumlah fasilitas pendukung. “Kita akan membangun beberapa sarana dan prasarana olahraga, termasuk kolam pendinginan dan tribun penonton,” ujarnya.

Teuku menambahkan, target jangka panjangnya adalah memiliki venue bertaraf internasional agar Bengkulu tidak ragu menjadi tuan rumah event nasional. “Insyaallah ke depan kita memiliki fasilitas standar internasional sehingga Bengkulu tidak malu menjadi tuan rumah event nasional,” katanya.

Fasilitas Kolam Renang Mulai Dibenahi

Kolam Renang Gelora Merah Putih yang menjadi lokasi utama pertandingan telah mengalami perbaikan pada 2025. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang membuka kejuaraan mewakili gubernur, meminta UPT Dispora terus menjaga pengelolaan fasilitas tersebut.

“Kami titip kepada UPT Dispora untuk terus melakukan penataan dan pengelolaan dengan baik,” tegas Herwan. Ia bahkan mendukung jika ke depan pengelolaan kolam renang dipercayakan kepada Pengprov Akuatik Indonesia Bengkulu agar perawatan lebih optimal.

Ketua Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi, mengapresiasi peningkatan kualitas kolam. “Sekarang kondisi air kolam jauh lebih baik dan bersih. Dulu terlihat keruh, sekarang sudah biru dan nyaman digunakan,” ungkapnya.

58 Wasit dan Juri Dikerahkan untuk Jaga Profesionalitas

Panitia menyebutkan, sebanyak 58 wasit dan juri diterjunkan dalam kejuaraan ini. Pengprov Akuatik Bengkulu saat ini telah memiliki delapan wasit dan juri bersertifikat nasional. Dua wasit bersertifikat nasional dari pusat juga dihadirkan untuk mendukung kualitas pertandingan.

Kejurprov mempertandingkan kelompok umur KU I hingga KU VII untuk kategori race dan fun swimming menggunakan kolam 50 meter delapan lintasan. Ajang ini memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Bengkulu serta sejumlah penghargaan lainnya.

Pembinaan Atlet Muda Jadi Prioritas

Herwan menegaskan kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi. “Kejuaraan ini bukan hanya sekadar kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda, mempererat persaudaraan antardaerah, serta menumbuhkan sportivitas dan disiplin,” ujarnya.

Ia menilai tingginya antusiasme peserta menjadi sinyal positif bahwa renang di Bengkulu berkembang pesat. “Ini menunjukkan atlet-atlet renang kita, khususnya usia dini, memiliki kemampuan yang tidak kalah dibanding daerah lain,” katanya.

Ketua Panitia Kejurprov Renang 2026, Yayat Wahyudi, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan atlet muda berbakat. “Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa membawa nama Bengkulu ke tingkat lebih tinggi,” ujarnya.

Erna Sari Dewi optimistis dengan dukungan pemerintah daerah dan KONI, Bengkulu akan mampu melahirkan atlet renang berprestasi. “Nothing is impossible. Ke depan akan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: teropongpublik.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top