JAKARTA — Mutasi besar di tubuh Polri kembali menempatkan perwira senior di posisi strategis. Brigjen Pol Nasri Sulaeman kini memimpin Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, menggantikan pejabat lama. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Markas Besar Polri, Jakarta, pada pertengahan Mei lalu.
Nasri Sulaeman merupakan bagian dari angkatan 1991 Akademi Kepolisian, angkatan yang sama dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Penempatannya sebagai Kapolda Sulteng menjadi salah satu dari serangkaian rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Polri. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyebut mutasi ini sebagai bagian dari dinamika organisasi.
"Mutasi jabatan pada institusi Polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Johnny dalam keterangan resminya.
Usai dilantik, Brigjen Pol Nasri langsung menggelar apel perdana di Mapolda Sulteng, Palu. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti dua hal utama: integritas personel dan penguatan fungsi pencegahan. Nasri mengajak seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap tugas.
Penekanan pada fungsi pencegahan ini menjadi sinyal bahwa kepemimpinan baru di Polda Sulteng tidak hanya akan fokus pada penegakan hukum represif. Pendekatan humanis diharapkan mampu mendekatkan polisi dengan masyarakat di wilayah yang memiliki keragaman dan tantangan keamanan khas Sulawesi Tengah.
Kadiv Humas Polri menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan upaya institusi untuk terus meningkatkan profesionalitas dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah. Dengan amanah barunya, Brigjen Pol Nasri diharapkan mampu membawa angin segar bagi kepolisian di Sulawesi Tengah.