BENGKULU UTARA — Polres Bengkulu Utara kembali menggelar program Jumat Curhat, sebuah forum dialog rutin yang mempertemukan personel kepolisian dengan warga untuk menyerap keluhan dan masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan berlangsung di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara pada Jumat (29/5/2026) dan dihadiri oleh puluhan warga dari berbagai kalangan.
Dalam sesi dialog yang berlangsung penuh keakraban itu, warga menyampaikan secara langsung sejumlah persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Beberapa isu dominan yang mengemuka antara lain maraknya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, serta pelayanan kepolisian yang dinilai perlu ditingkatkan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya ada empat poin utama yang menjadi sorotan warga dalam kegiatan Jumat Curhat kali ini:
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program Jumat Curhat merupakan komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Ia menyebut forum ini menjadi ruang komunikasi terbuka yang memungkinkan setiap masukan dan keluhan segera ditindaklanjuti.
“Jumat Curhat menjadi ruang komunikasi terbuka antara Polri dan masyarakat, sehingga setiap masukan maupun keluhan dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Warga yang hadir menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai program Jumat Curhat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara kepolisian dan masyarakat. Selama ini, keluhan warga kerap tidak tersalurkan karena minimnya forum tatap muka langsung dengan aparat.
Polres Bengkulu Utara berkomitmen untuk terus menjalankan program ini secara rutin. Melalui pendekatan humanis dan dialogis, kepolisian berupaya membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat peran Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat.