Tradisi Memancing Ikan Semah Dikemas Jadi Festival Wisata Tahunan di Seluma, SEMA Fest 2026 Target Kurasi Investasi Global

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 11:18:31 WIB
Warga dan peserta mengikuti lomba memancing ikan semah dalam rangkaian SEMA Fest 2026 di Desa Taba Lubuk Puding, Seluma.

SELUMA — Tradisi menangkap ikan semah yang telah lama mengakar di masyarakat Desa Taba Lubuk Puding kini dikemas menjadi atraksi wisata tahunan. Pemerintah Kabupaten Seluma melalui SEMA Fest 2026 ingin memastikan bahwa kearifan lokal ini tidak punah, justru menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai daerah.

Wakil Bupati Seluma, Gustianto, mengatakan bahwa festival ini dirancang sebagai agenda berkelanjutan. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus digelar setiap tahun untuk memperkuat citra Seluma sebagai destinasi wisata berbasis tradisi.

Bukan Sekadar Lomba Mancing, Ada Dampak Ekonomi untuk Warga

SEMA Fest 2026 diikuti oleh peserta lomba memancing ikan semah yang telah mendaftar sebelumnya. Antusiasme datang tidak hanya dari warga lokal, tetapi juga dari luar daerah. Namun, pemerintah tidak hanya menyiapkan kompetisi. Rangkaian acara juga mencakup pameran produk UMKM, pertunjukan seni budaya, dan hiburan rakyat.

Keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi salah satu strategi utama. Dengan membuka ruang partisipasi bagi masyarakat sekitar kawasan wisata, pemerintah berharap festival ini mampu menggerakkan roda ekonomi warga secara langsung.

Ikan Semah dan Tantangan Kelestarian Lingkungan

Di balik kemeriahan festival, ada pesan serius yang disampaikan Wakil Bupati. Gustianto mengingatkan bahwa pengembangan wisata berbasis tradisi harus sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan habitat ikan semah. Ikan ini, menurutnya, merupakan aset ekosistem perairan yang harus dipelihara agar bisa dinikmati generasi mendatang.

"Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan habitat ikan semah sehingga keberadaan sumber daya alam tersebut dapat terus mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Seluma," ujar Gustianto dalam keterangan resmi di Seluma, Senin (27/7).

Masuk Kurasi Bencoolen Investment Challenge, Incar Investor Global

Langkah Pemkab Seluma tidak berhenti pada pelaksanaan festival. SEMA Fest 2026 telah diajukan untuk masuk dalam proses kurasi destinasi potensial daerah melalui program Bencoolen Investment Challenge (BLINC) 3.0 yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Program BLINC dirancang untuk memperkuat kesiapan proyek investasi daerah dan menarik investasi global masuk ke Bengkulu. Jika lolos kurasi, SEMA Fest tidak hanya akan menjadi agenda tahunan, tetapi juga proyek investasi yang terukur dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Wisata Ikan Larangan, Aset Alam yang Mulai Dilirik

Kawasan Wisata Ikan Larangan di Desa Taba Lubuk Puding menjadi lokasi utama festival. Selama ini, kawasan tersebut dikenal masyarakat sebagai area konservasi ikan semah. Dengan adanya SEMA Fest, pemerintah ingin memperkenalkan potensi alam ini kepada publik yang lebih luas, sekaligus membuktikan bahwa tradisi dan pariwisata bisa berjalan beriringan.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top