Satpol PP Kota Bengkulu Ikut Rapat Pleno PMI, Bahas Kesiapsiagaan Bencana dan Strategi Kemanusiaan

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 10:42:01 WIB
Sahat, anggota pengurus PMI Kota Bengkulu, menyampaikan pandangannya dalam rapat pleno yang membahas kesiapsiagaan bencana.

KOTA BENGKULU — Kehadiran Sahat bukan sekadar seremonial. Sebagai anggota pengurus PMI, ia menyuarakan perlunya sinergi antara aparatur pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan saat menghadapi kedaruratan. Menurutnya, kondisi geografis Bengkulu yang rawan bencana menuntut kesiapsiagaan logistik dan koordinasi lintas sektor yang ketat.

“Kami di Satpol PP siap mendukung penuh langkah-langkah preventif dan responsif yang dirumuskan PMI. Kolaborasi ini harus berjalan selaras dengan regulasi dan kearifan lokal,” ujar Sahat dalam sesi diskusi.

Apa Saja Hasil Rapat Pleno PMI Kota Bengkulu?

Rapat yang dipimpin Ketua PMI Kota Bengkulu, Dediyanto, SPt, MAP, itu berlangsung sekitar tiga jam. Selain evaluasi program periode sebelumnya, pertemuan ini menghasilkan tiga kesepakatan strategis. Pertama, peningkatan kapasitas relawan melalui pelatihan tanggap darurat. Kedua, pembentukan posko siaga di titik-titik rawan bencana. Ketiga, optimalisasi donasi dan pengelolaan darah.

Sejumlah pengurus inti turut hadir, di antaranya Kusmito Gunawan, Iryanka Aditya, Nelli Hartati, Faizal Adriansyah, Fadli, Baijuri Hosen, Zaki Antony, Rezky Doanda, dan Padly. Mereka berdiskusi secara produktif, membahas detail teknis dari setiap program yang direncanakan.

Mengapa Sinergi dengan Satpol PP Diperkuat?

Dediyanto menegaskan bahwa aksi kemanusiaan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan di perkotaan. Ia menilai sinergi dengan Satpol PP dan instansi lainnya menjadi kunci agar respons terhadap bencana bisa berjalan cepat dan terukur.

“Kami tidak hanya bicara program, tetapi bagaimana aksi kemanusiaan bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan di perkotaan. Sinergi dengan Satpol PP dan instansi lainnya adalah kunci,” tegas Dediyanto.

Rapat pleno ini menjadi komitmen awal kepengurusan baru PMI Kota Bengkulu untuk bergerak lebih profesional dan humanis. Dengan semangat baru, mereka berharap kepercayaan publik terhadap PMI semakin kuat, terutama di ibu kota provinsi yang kerap dilanda bencana hidrometeorologi.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: klikinfoberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top