BENGKULU — Wakil Gubernur Bengkulu Mian meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII berperan aktif menjamin kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian di provinsi itu. Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi PM-AAS Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak, Kamis.
Menurut Mian, program pertanian modern yang mengintegrasikan mekanisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan penyediaan sarana produksi hanya akan berhasil jika sumber daya air tercukupi. "Air baku harus tersedia, dan BWSS VII diharapkan berperan aktif dalam memastikan kebutuhan irigasi bagi lahan pertanian terpenuhi," kata Mian di Bengkulu, Kamis.
Mian menjelaskan konsep PM-AAS tidak sekadar mengganti cara tanam manual dengan peralatan modern. Program ini menempatkan ketersediaan air sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari mekanisasi dan sarana produksi.
Tanpa pasokan air yang stabil, investasi alat pertanian modern dinilai sia-sia. Karena itu, jangkauan jaringan irigasi yang dikelola BWSS VII harus menjangkau seluruh kawasan pertanian yang menjadi sasaran program.
Wagub Mian menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas program prioritas Presiden terkait swasembada pangan. Program tersebut kemudian ditindaklanjuti Menteri Pertanian melalui kebijakan PM-AAS.
"Pertama, kita mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas program prioritas Bapak Presiden terkait upaya swasembada pangan yang ditindaklanjuti oleh Menteri Pertanian melalui program PM-AAS," ujarnya.
Bengkulu menjadi salah satu provinsi yang ditunjuk menerapkan sistem pertanian modern berbasis mekanisasi. Proses tanam akan menggunakan peralatan modern yang didukung penuh oleh sarana produksi pertanian.
Rapat koordinasi yang digelar di Balai Raya Semarak itu dihadiri berbagai pihak terkait. Tujuan utamanya menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarinstansi dalam implementasi PM-AAS di Bengkulu.
Mian berharap BWSS VII tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga memastikan jaringan irigasi yang sudah ada berfungsi dengan baik. Perawatan dan normalisasi saluran irigasi menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama demi mendukung produktivitas pertanian Bengkulu.