BENGKULU — Sebanyak 159 siswa baru resmi tercatat sebagai peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kaur pada tahun ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut terdiri dari 90 siswa jenjang SMA, 49 siswa SMP, dan 20 siswa SD, menjadikan total keseluruhan peserta didik di sekolah tersebut kini mencapai 359 orang.
Peresmian sekolah yang menjadi bagian dari program perluasan akses pendidikan pemerintah pusat ini dilakukan pada Kamis, 30 Juli 2026. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Kepala Setra Dharma Guna Bengkulu, anggota DPR RI dan DPD RI, serta para guru dan siswa.
Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menekankan bahwa kehadiran SRT 1 merupakan langkah nyata pemerintah dalam memberikan kesempatan belajar yang lebih luas, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan layak dan berkualitas.
"Semoga seluruh fasilitas yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung proses belajar mengajar serta mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing pada masa depan," kata Abdul Hamid dalam sambutannya.
Menurut Abdul Hamid, Program Sekolah Rakyat merupakan wujud perhatian pemerintah pusat untuk memperluas pemerataan layanan pendidikan hingga ke daerah-daerah. Ia berharap seluruh fasilitas yang tersedia di SRT 1 dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga proses pembelajaran berjalan baik dan mampu melahirkan generasi yang memiliki daya saing.
Kepala SRT 1 Kabupaten Kaur, Selvi Maryati, menyampaikan bahwa penerimaan siswa baru ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menjaring calon peserta didik dari berbagai kalangan. Dengan bertambahnya jumlah siswa, pihak sekolah akan terus berbenah untuk memastikan kualitas pengajaran tetap terjaga.
Peresmian ini menandai babak operasional penuh SRT 1 yang letaknya strategis di perbatasan Provinsi Bengkulu dan Lampung, sekaligus memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah pesisir barat Sumatera tersebut.