Reses DPRD Kota Bengkulu, Fachrulsyah Minta Kelurahan Sumber Jaya Siapkan Lahan Puskesmas Baru

Penulis: Hendrizal Satria  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 15:18:01 WIB
Warga Kelurahan Sumber Jaya menyampaikan aspirasi saat reses Anggota DPRD Kota Bengkulu Fachrulsyah di Kelurahan Sumber Jaya, Senin (3/8/2026).

BENGKULU — Warga Kelurahan Sumber Jaya selama ini terpaksa menumpang ke puskesmas kelurahan lain untuk mendapatkan layanan kesehatan. Kondisi itu mendorong Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PAN, Fachrulsyah, untuk mengawal langsung alokasi anggaran pembangunan fasilitas kesehatan baru di wilayah tersebut.

Dalam reses yang digelar Senin (3/8/2026), pria yang akrab disapa Bang Aul ini mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Wali Kota Bengkulu. Langkah itu dilakukan agar aspirasi warga bisa langsung direalisasikan pada penganggaran tahun depan.

"Kami meminta pihak kelurahan untuk segera menyediakan lahannya agar anggaran pembangunan fisik Puskesmas bisa langsung dialokasikan tahun depan," ujar Fachrulsyah di hadapan konstituen.

Jalan Tak Pernah Diperbaiki Sejak 1987

Di luar persoalan kesehatan, warga juga menyampaikan keluhan soal infrastruktur dasar yang terbengkalai puluhan tahun. Ketua RT 8, Suhartono, mengungkapkan jalan di wilayahnya belum pernah tersentuh perbaikan sejak ia mendiami kawasan itu pada 1987.

"Saat pemilu sibuk diukur katanya mau diaspal atau dicor, tapi sampai kini koral satu biji pun belum ada. Jangan kami hanya dikasih harapan," kata Suhartono.

Warga menduga status lahan yang masuk kawasan Pelindo menjadi pemicu minimnya perhatian pemerintah. Selain jalan, warga RT 8 juga masih mengandalkan sumur bor karena janji layanan air bersih PDAM saat pemilu tidak kunjung terealisasi. Jaringan listrik pun terpaksa diadakan lewat swadaya mandiri.

Simpang Kadis Dinilai Darurat Lampu Lalu Lintas

Ketua RT 5, Sudikno, mendesak perbaikan Jalan Pasundan yang rusak parah. Warga juga meminta pemasangan traffic light di Simpang Kadis karena kondisinya dinilai sudah sangat darurat untuk keselamatan pengendara.

Menanggapi rentetan keluhan tersebut, Fachrulsyah memastikan seluruh usulan warga akan dikawal dalam penganggaran legislatif. Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk bersabar karena realisasi proyek daerah harus dilakukan secara bertahap.

"Prinsipnya kami akan memetakan sejauh mana peluang alokasi dana yang bisa ditarik ke sini. Semua aspirasi ini akan kami kawal ketat," pungkasnya.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: realitapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top