BENGKULU — Indeks sempat dibuka di level 6.352 dan menyentuh titik tertinggi harian di 6.408. Adapun level terendah indeks pada Sesi I tercatat di posisi 6.347.
Hingga tengah hari, nilai transaksi di pasar reguler sudah mencapai Rp8,76 triliun. Volume perdagangan tercatat sebanyak 23,5 miliar saham dengan frekuensi 1,31 juta kali. Kondisi pasar masih didominasi penguatan, di mana 338 saham menghijau, 247 saham melemah, dan 204 saham stagnan.
PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi kontributor terbesar penguatan IHSG pada sesi ini. Saham emiten telekomunikasi tersebut melesat 16% ke level Rp2.210 per saham.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga tampil perkasa dengan naik 1,97% ke Rp3.100 per saham. Dari sektor telekomunikasi, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ikut menguat 2,26% ke posisi Rp2.710 per saham.
Kenaikan harga saham BBRI dan TLKM menjadi penopang utama indeks mengingat kapitalisasi pasar kedua emiten tersebut yang besar. Sementara itu, lonjakan harga saham ISAT memberikan tambahan momentum positif bagi sentimen pasar secara keseluruhan.
Data perdagangan menunjukkan mayoritas saham di bursa berhasil ditutup di zona hijau pada Sesi I. Hal ini mengindikasikan minat beli investor masih cukup kuat meskipun indeks sempat terkoreksi ke level terendah 6.347 di awal perdagangan.
Level psikologis 6.400 menjadi resistance terdekat yang patut diperhatikan. Jika indeks mampu bertahan di atas level tersebut hingga penutupan, bukan tidak mungkin penguatan berlanjut pada sesi berikutnya. Sebaliknya, tekanan jual bisa muncul jika indeks gagal menembus level tersebut.