Pencarian

Uji 6.000 Paku, M-One Super Tyre Sealant Pecahkan Rekor MURI Kedua

Senin, 05 Oktober 2026 • 15:48:31 WIB
Uji 6.000 Paku, M-One Super Tyre Sealant Pecahkan Rekor MURI Kedua
Motor melintasi papan berisi 6.000 paku dalam pengujian M-One Super Tyre Sealant di Tangerang.

BENGKULU — M-One Super Tyre Sealant membuktikan kemampuannya menahan kebocoran setelah sepeda motor melintasi papan berisi 6.000 paku di Tangerang. Pengujian ini mengantarkan produsennya meraih rekor MURI kedua, memecahkan capaian sendiri dari 2013. Namun, cairan ini tetap bukan pengganti ban yang sudah aus.

Pengujian yang berlangsung di Tangerang pada 3 Oktober 2026 ini bukan sekadar atraksi. Honda Vario yang dikendarai content creator Willy Salim melintasi papan berisi ribuan paku tajam, dan ban tetap bertahan tanpa kehilangan tekanan berarti.

Sebelum melewati lintasan, tekanan udara pada kedua ban dikosongkan total. Masing-masing ban kemudian diisi satu botol M-One Super Tyre Sealant berkapasitas 650 ml dan dibiarkan menyebar ke seluruh bagian dalam ban sebelum motor dijalankan.

Ban Tanpa Sealant Hanya Bertahan 27 Meter

Data pembanding dari pengujian sebelumnya menunjukkan ban tanpa perlindungan M-One hanya mampu bertahan sekitar 27 meter sebelum kehilangan tekanan dan bocor. Angka itu menjadi tolok ukur yang kontras dengan hasil pengujian terbaru.

Setelah melintasi papan paku, sejumlah titik tusukan tetap terlihat di permukaan ban. Cairan di dalam ban bekerja menutup area kebocoran sehingga aliran udara tertahan dan tekanan tetap terjaga selama proses berlangsung.

Willy Salim mengaku penasaran dengan tantangan tersebut. "Saya penasaran untuk mencoba performa M-One di 6.000 paku," katanya.

Rekor MURI Kedua Setelah 2013

Penghargaan MURI diserahkan langsung oleh Deputy CEO MURI Osmar Semesta Susilo kepada Tri Saputra, General Manager PT Sinar Alam Abadijaya selaku produsen M-One. Kategori yang dicatat adalah berkendara sepeda motor melewati papan rintangan dengan jumlah paku terbanyak.

Ini menjadi rekor kedua bagi M-One. Pada 2013, perusahaan melakukan pengujian serupa dengan jumlah paku lebih sedikit, sehingga capaian terbaru sekaligus memecahkan rekor yang pernah dibuatnya sendiri.

"Rekor hari ini yaitu berkendara motor melewati papan rintangan dengan paku terbanyak. Saya ucapkan selamat kepada M-One, karena ini merupakan rekornya yang kedua dan memecahkan rekornya sendiri di tahun 2013," ujar Osmar.

Formula Water Base dan Klaim Anti-Korosi

M-One menggunakan formula berbasis air atau water base. Karakter tersebut disebut membuat cairan relatif mudah dibersihkan setelah digunakan, berbeda dari sealant berbahan solvent yang lebih lengket dan sulit dibersihkan dari dinding dalam ban.

"Kita sudah coba selama bertahun-tahun dan merek kita tidak pernah ada korosi. Kita juga punya water base dan gampang untuk dibuang," jelas Tri Saputra.

Cairan ini dapat digunakan pada kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk ban baru yang sejak awal menggunakan M-One, cairan dapat bertahan sekitar dua tahun. Masa pakai tetap bergantung pada kondisi ban dan seberapa sering kendaraan digunakan.

Yang Perlu Diperhatikan: Bukan Pengganti Ban Aus

Penggunaan cairan pelindung ban tidak menghilangkan kewajiban mengganti ban yang sudah aus. Ketika tapak ban mulai botak, penggantian tetap diperlukan karena sealant hanya menangani kebocoran akibat tusukan, bukan keausan permukaan.

"Kalau pemakaian sering, setiap hari, biasanya ban akan botak setelah beberapa bulan. Jadi kita anjurkan tetap mengganti ban," kata Tri Saputra.

Poin ini penting bagi konsumen yang mungkin menganggap sealant sebagai solusi permanen. Fungsinya lebih tepat diposisikan sebagai lapisan pencegahan darurat, terutama untuk perjalanan jauh di mana risiko terkena benda tajam lebih besar.

Distribusi ke Mexico dan Turki

M-One Super Tyre Sealant saat ini didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia, dengan Jakarta sebagai salah satu pasar utamanya. Produk ini juga telah dipasarkan ke luar negeri, antara lain Mexico dan Turki, dengan pembelian ulang yang masih berlangsung.

Produksi dilakukan di fasilitas perusahaan yang berada di Batu Ceper, Tangerang. Ke depan, perusahaan membuka peluang kolaborasi dengan komunitas otomotif, terutama komunitas sepeda motor, karena aktivitas touring jarak jauh kerap mempertemukan pengendara dengan berbagai kondisi jalan.

Bagi konsumen, pengujian ini memberikan gambaran nyata tentang cara kerja cairan pelindung ban saat menghadapi tusukan. Demonstrasi langsung dengan 6.000 paku memang lebih meyakinkan daripada sekadar klaim di kemasan, meski keputusan membeli tetap bergantung pada kebutuhan perawatan ban masing-masing pengendara.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otosia.liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks