BENGKULU — Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meminta jajaran pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang baru dikukuhkan untuk bekerja dengan kesungguhan, bukan sekadar menempati posisi administratif. Pengukuhan kepengurusan periode 2026-2031 berlangsung di Pendopo Merah Putih dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta unsur masyarakat.
Dedy menyebut LPM memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan warga di tingkat kelurahan. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan kontribusi nyata untuk kemajuan masyarakat.
"Semoga amanah yang telah dipercayakan ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat pengabdian demi kemajuan masyarakat dan Kota Bengkulu," ujar Dedy dalam sambutannya.
Dedy menggarisbawahi bahwa persoalan sosial, kebutuhan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik saat ini makin kompleks. Pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendirian menghadapi persoalan tersebut.
Partisipasi masyarakat menjadi unsur penting agar kebijakan dan program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan. Forum Komunikasi LPM diharapkan menjadi kekuatan yang mempertemukan aspirasi warga dengan pemerintah.
"Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan," kata Dedy.
Dedy menegaskan masukan yang muncul dari masyarakat penting sebagai bahan evaluasi sekaligus pertimbangan menentukan arah pembangunan. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan warga.
Ia berharap kepengurusan baru semakin aktif menjalankan fungsi pemberdayaan dan mendorong semangat gotong royong. LPM diminta berkembang menjadi organisasi yang melahirkan gagasan, mengawal aspirasi, serta ikut mencari solusi atas persoalan warga.
Dedy mengajak seluruh pengurus membangun komunikasi terbuka dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya. Sinergi itu dinilai penting agar pembangunan Kota Bengkulu berjalan inklusif dan manfaatnya terasa luas.
Kepengurusan periode 2026-2031 kini memikul tanggung jawab meneruskan semangat pemberdayaan masyarakat melalui kerja nyata. Pengukuhan ini menjadi momentum awal bagi LPM untuk menjalankan peran lebih luas sebagai mitra strategis pemerintah.
Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, keberadaan LPM diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan sekaligus menciptakan masyarakat yang semakin mandiri, aktif, dan berdaya.