Pencarian

Deretan 7 Organisasi Esports Terbesar Indonesia: Dari RRQ Hingga Team Liquid ID

Minggu, 23 Agustus 2026 • 18:35:31 WIB
Deretan 7 Organisasi Esports Terbesar Indonesia: Dari RRQ Hingga Team Liquid ID
Para pemain RRQ berfoto bersama sebelum bertanding pada turnamen MPL Indonesia.

BENGKULU — Ekosistem esports Tanah Air tidak pernah sehangat sekarang. Turnamen bergengsi seperti MPL Indonesia, Valorant Challengers, hingga ajang dunia PUBG Mobile terus melahirkan juara-juara baru. Di balik layar, organisasi esports profesional berperan besar dalam mencetak talenta dan membawa nama Indonesia ke panggung global. Berikut tujuh organisasi esports terbesar yang mendominasi peta persaingan saat ini.

RRQ: Raksasa dengan Basis Penggemar Terbesar

Rex Regum Qeon (RRQ) berdiri sejak 2013 dan menjadi salah satu pionir industri esports di Indonesia. Berawal dari scene Dota, RRQ kini mengelola divisi untuk Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, Valorant, hingga Honor of Kings. Pencapaiannya diukur dari ratusan gelar nasional dan internasional.

Kekuatan RRQ tidak hanya di dalam game. Organisasi ini memiliki jajaran brand ambassador dari kalangan kreator konten populer seperti Windah Basudara dan Gishka Alira, yang memperkuat engagement dengan komunitas.

EVOS Esports: Jawara Dunia dengan Segudang Gelar

Berdiri setahun lebih awal dari RRQ, EVOS Esports (2016) konsisten berada di papan atas. Prestasi paling membanggakan adalah gelar juara dunia Mobile Legends M1 World Championship 2019 dan Free Fire World Cup 2019. Di kancah domestik, EVOS juga merebut trofi MPL Indonesia season 4 dan 7.

Divisi terbaru mereka, EVOS Divine, baru saja menjuarai Grand Finals FFWS SEA Spring 2024. Organisasi ini juga aktif di game seperti League of Legends: Wild Rift dan Battleground Mobile.

Bigetron: Kekuatan Global dari PUBG Mobile

Bigetron hadir pada 2017 dan langsung mencuri perhatian lewat dominasinya di PUBG Mobile. Dua gelar dunia berhasil diraih, yaitu PUBGM World Championship 2019 dan PUBG Mobile World League: West 2020. Total koleksi trofi mereka mencapai lebih dari 150 gelar nasional.

Di luar prestasi, Bigetron dikenal sebagai organisasi dengan kinerja media sosial terbaik di industri esports dunia. Misi utamanya adalah menjaring talenta muda untuk bertarung di kancah internasional.

ONIC Esports: Penguasa MPL yang Konsisten

ONIC Esports didirikan pada 2018 oleh Rob Clinton Kardinal dan dikelola Justin Widjaja. Tim ini langsung menjadi kekuatan dominan di Mobile Legends dengan gelar MSC 2019 dan Mobile Legends Mytel International Championship 2020. ONIC juga memiliki divisi untuk PUBG Mobile dan Free Fire.

Rekrutmen awal ONIC menjaring pemain dari berbagai wilayah Indonesia, membuktikan komitmen mereka terhadap pengembangan bakat lokal.

BOOM Esports: Multinasional dari Akar Dota 2

BOOM Esports, singkatan dari 'Beast on our Mind', memulai perjalanannya pada 2016 dengan fokus di Dota 2. Kini, organisasi ini menjadi entitas multinasional dengan pemain dari berbagai negara Asia Tenggara. Mereka aktif di PUBG Mobile, Mobile Legends, Valorant, dan League of Legends.

Misi BOOM adalah menemukan dan mendukung bakat paling menjanjikan melalui manajemen profesional untuk mencapai level tertinggi dalam kompetisi.

Alter Ego Esports: Pendatang Baru dengan Performa Valorant Solid

Meski baru berdiri pada 2021, Alter Ego Esports langsung menunjukkan tajinya. Spesialisasi mereka ada di Mobile Legends dan Free Fire, namun performa terbaik justru datang dari divisi Valorant. Pada 2024, mereka menjadi juara pertama Valorant Challengers Indonesia Split 1 dan runner-up di Split 2.

Team Liquid ID: Rebranding Aura Esports

Team Liquid ID sebelumnya dikenal sebagai Aura Esports yang berdiri sejak 2018. Rebranding ke nama raksasa global Team Liquid menandai babak baru organisasi ini. Kehadiran mereka melengkapi peta persaingan esports Indonesia yang semakin kompetitif.

Dengan basis pemain lebih dari 60 juta orang, Indonesia diprediksi akan terus melahirkan organisasi dan pemain baru. Persaingan di MPL, Valorant Challengers, dan turnamen internasional akan semakin sengit, menjadikan ekosistem esports lokal sebagai salah satu yang paling menarik untuk diikuti di Asia Tenggara.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lenterakepri.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks