BENGKULU — Rangkaian pelantikan berlangsung khidmat dan diawali makan bersama sebelum prosesi pengukuhan pengurus baru. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran pengurus PWI Provinsi Bengkulu.
Akhmad Munir menyoroti tantangan perkembangan teknologi, khususnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam dunia jurnalistik. Ia meminta wartawan tetap mengedepankan kerja jurnalistik berbasis fakta dengan memperbanyak aktivitas turun langsung ke lapangan.
Menurut Akhmad Munir, salah satu hal yang tidak dapat sepenuhnya dilakukan AI adalah kehadiran wartawan secara langsung di tengah peristiwa. Wartawan melakukan observasi, menggali informasi, serta mengolahnya dengan pemikiran dan gagasan jurnalistik.
"Yang tidak bisa dilakukan AI adalah ketika ada sesuatu di Bengkulu, Anda terjun ke lapangan, Anda turun dan padukan pikiran yang Anda miliki. Maka itu adalah karya jurnalistik sesungguhnya," kata Akhmad Munir.
Ia menilai maraknya penggunaan AI dalam penulisan berita harus disikapi secara bijak. Jika tidak diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme, penggunaan teknologi tersebut berpotensi menggerus kredibilitas wartawan dan kualitas karya jurnalistik.
"Maka untuk pengurus PWI yang baru, harus menjadi hal yang dianjurkan kepada wartawan untuk turun ke lapangan serta utamakan profesionalisme dan kompetensi, serta selaraskan dengan kemajuan teknologi," tegasnya.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu siap memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas wartawan. Dukungan itu khususnya diarahkan untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Helmi mengatakan Pemprov Bengkulu akan menyiapkan pelatihan jurnalistik yang tidak hanya bersifat teoritis. Pelatihan tersebut juga memberikan pengalaman praktik secara langsung kepada para jurnalis.
"Nanti Bu Kadis Kominfotik buatkan pelatihan yang sifatnya bukan teori, tapi konkret langsung demi meningkatkan kemampuan penulisan jurnalis yang lebih efektif dan kompeten," kata Helmi.
Menurut Helmi, peningkatan kompetensi wartawan menjadi penting di tengah perkembangan teknologi informasi dan penggunaan AI yang semakin masif.
Ketua PWI Provinsi Bengkulu terpilih, Marshal Abadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas sinergi yang selama ini dibangun bersama insan pers. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi wartawan di Provinsi Bengkulu.
"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terus membangun sinergi demi menciptakan karya-karya jurnalistik yang kompeten," ujar Marshal.
Pelantikan pengurus PWI Bengkulu periode 2026-2031 menutup rangkaian Muswil yang digelar beberapa waktu sebelumnya. Pengurus baru kini memegang mandat mendorong wartawan Bengkulu lebih aktif turun ke lapangan sekaligus meningkatkan kompetensi di tengah perkembangan teknologi.