BENGKULU — Keputusan strategis ini diumumkan langsung oleh Presiden dan CEO Perodua, Datuk Seri Zainal Abidin Ahmad, beberapa hari setelah pabrikan juga memangkas harga mobil listrik perdananya, QV-E. "Penurunan harga ini menyasar harga suku cadang perawatan serta biaya jasa yang digunakan pelanggan. Secara keseluruhan konsumen bisa menghemat 10 persen dari tagihan servis rata-rata," ujarnya dikutip dari Paultan.
Bukan Sekadar Diskon Musiman, Ada Efisiensi Operasional di Baliknya
Perodua menegaskan bahwa pemotongan harga ini bukanlah promosi temporer, melainkan hasil dari efisiensi internal yang berkelanjutan. "Kami telah meningkatkan efisiensi sekaligus menghilangkan segala bentuk pemborosan dalam operasional kami. Manfaat dari upaya ini kami berikan kepada pelanggan setia kami," kata Zainal.
Artinya, konsumen kini bisa mendapatkan suku cadang genuine Perodua dengan harga lebih murah tanpa harus khawatir kualitas menurun. Kampanye ini mencakup seluruh lini model, termasuk mobil listrik QV-E yang baru saja mendapatkan penyesuaian harga jual.
Lima Juta Unit Terdampak, Mulai dari Cek Fisik hingga Ganti Onderdil
Dengan basis pengguna yang sangat besar—lebih dari 5 juta kendaraan beroperasi di jalan raya Malaysia—dampak dari kebijakan ini terbilang masif. Diskon tidak hanya berlaku untuk pembelian suku cadang, tetapi juga mencakup biaya jasa pemeriksaan, penggantian komponen, hingga seluruh proses perawatan berkala.
"Kami yakin bahwa melalui kampanye ini, kami bisa melayani sebagian besar masyarakat Malaysia dengan lebih baik," tambah Zainal.
Membantu Meringankan Biaya Operasional Pemilik Mobil
Penurunan biaya servis ini menjadi angin segar bagi pemilik Perodua yang sehari-hari menggantungkan mobilitas pada kendaraannya. "Kami percaya bahwa penurunan biaya servis ini akan membantu pelanggan mengurangi biaya operasional mereka dan kami di Perodua melakukan bagian kami untuk memberi nilai lebih kepada pelanggan," pungkas Zainal.
Bagi pemilik Perodua di Malaysia, momen ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan servis rutin atau mengganti komponen yang sudah aus dengan harga yang lebih ramah di kantong.