BENGKULU — PT Aneka Tambang (Antam) mencatatkan koreksi harga pada produk emas batangannya akhir pekan ini. Berdasarkan laman resmi logammulia.com, harga dasar emas Antam ukuran 1 gram dipatok Rp2.670.000. Angka ini turun cukup dalam dari posisi sebelumnya yang sempat bertengger di Rp2.718.000 per gram pada Jumat (28/8/2026).
Penurunan ini otomatis mengubah seluruh daftar harga pecahan emas, mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga cetakan 1 kilogram. Untuk ukuran 0,5 gram, Antam membanderolnya di angka Rp1.385.000. Sementara untuk ukuran besar 1.000 gram atau 1 kg, harga jualnya tercatat Rp2.610.600.000.
Harga Buyback Ikut Terkoreksi Lebih Dalam
Yang menarik perhatian pelaku pasar adalah koreksi pada harga buyback atau harga beli kembali. Antam mematok harga buyback di level Rp2.523.000 per gram, atau turun lebih tajam Rp55.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Artinya, jika Anda berniat menjual emas batangan hari ini, nilai yang diterima akan lebih rendah dibandingkan akhir pekan lalu.
Perlu dicatat, harga emas Antam tersebut berlaku untuk transaksi di kantor pusat Antam Pulogadung, Jakarta. Pembelian emas batangan juga dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9 persen, sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017. Namun, Anda bisa mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yakni 0,45 persen, dengan menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) setiap kali melakukan transaksi.
Daftar Lengkap Harga Pecahan Emas Antam Hari Ini
Berikut rincian lengkap harga emas batangan Antam untuk seluruh pecahan ukuran yang berlaku hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp1.385.000
- Emas 1 gram: Rp2.670.000
- Emas 2 gram: Rp5.280.000
- Emas 3 gram: Rp7.895.000
- Emas 5 gram: Rp13.125.000
- Emas 10 gram: Rp26.195.000
- Emas 25 gram: Rp65.362.000
- Emas 50 gram: Rp130.645.000
- Emas 100 gram: Rp261.212.000
- Emas 250 gram: Rp652.765.000
- Emas 500 gram: Rp1.305.320.000
- Emas 1.000 gram: Rp2.610.600.000
Pelemahan harga ini menjadi sinyal bagi investor untuk mencermati pergerakan pasar. Koreksi yang terjadi beruntun dalam sepekan terakhir kerap dimanfaatkan sebagian pembeli sebagai momentum akumulasi. Emas batangan masih dianggap sebagai aset lindung nilai jangka panjang di tengah ketidakpastian ekonomi global.