BENGKULU — Keikutsertaan Kombes Pol Mochammad Hasan di aspal pacu menjadi penanda komitmen Ditlantas Polda Bengkulu mengalihkan hobi kecepatan anak muda ke jalur legal. Perwira melati tiga itu turun dengan dua kendaraan sekaligus pada latihan jelang puncak Kejurnas Dragbike Region 1 Putaran 3 Bengkulu. Ajang tersebut digelar di sirkuit non-permanen kawasan wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu.
Balapan puncak dijadwalkan berlangsung Minggu pagi (27/9/2026). Berdasarkan agenda panitia, pembukaan balapan utama direncanakan dibuka langsung oleh Kapolda Bengkulu. Kejurnas ini diprediksi menjadi magnet bagi ratusan pembalap dari berbagai daerah.
Arena Resmi Dibuka Tiap Sabtu dan Minggu, Durasi 2 Jam per Hari
Sebagai langkah konkret jangka pendek, Ditlantas Polda Bengkulu mengumumkan rencana penyediaan arena khusus bagi pembalap lokal. Lokasi strategis akan difasilitasi menjadi arena dragbike resmi setiap hari Sabtu dan Minggu.
Arena tersebut dibuka dengan durasi 2 jam per hari. Petugas keamanan dipastikan melakukan pengawasan dan penjagaan ketat selama arena beroperasi.
Langkah ini diambil agar pembalap lokal bisa mengasah kemampuan tanpa harus kucing-kucingan dengan petugas. Selama ini aksi balap liar kerap meresahkan masyarakat di jalan raya.
Kejuaraan Bulanan Ditargetkan Bergulir di 10 Kabupaten/Kota
Dalam sambutannya, Kombes Pol Mochammad Hasan menegaskan Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu berkomitmen mengintensifkan event balap resmi. Kejuaraan balap ditargetkan bergulir setiap bulan di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
“Setiap bulan akan digelar kejuaraan balapan, baik di aspal (road race/dragbike) maupun tanah (grasstrack/motocross), yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota,” ujar Kombes Pol Mochammad Hasan di hadapan Kepala PT Jasa Raharja Bengkulu, Pengurus IMI Bengkulu, dan para peserta.
Pernyataan itu disampaikan pria kelahiran Sidorejo, Jawa Timur, tersebut saat membuka rangkaian Kejurnas Dragbike Region 1 Putaran 3 Bengkulu.
Mengapa Arena Resmi Jadi Kunci Menekan Balap Liar
Dirlantas yang dikenal ramah dan hobi otomotif itu tidak melarang anak muda menyalurkan hobi kecepatan. Namun ia menekankan penyaluran harus lewat jalur resmi, bukan jalanan umum.
“Diharapkan anak-anak muda kita nanti tidak lagi melakukan balap liar karena kita sudah siapkan arena yang resmi tiap akhir pekan. Memang saya tidak melarang kalian untuk balap (menyalurkan hobi kecepatan), tapi kami akan berupaya menekan aksi liar di jalanan dengan cara mengintensifkan event-event balapan resmi seperti ini,” tegasnya.
Kompetisi resmi yang masif dan terarah diharapkan membuat jalan raya kembali aman bagi pengguna jalan umum. Prestasi olahraga motor di Bumi Rafflesia juga ditargetkan terus meroket ke kancah nasional.
Kejurnas Dragbike Region 1 Putaran 3 Bengkulu sendiri menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polantas ke-71. Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk PT Jasa Raharja Bengkulu dan Pengurus IMI Bengkulu.