BENGKULU — IT MaxGaN Charger 70W adalah produk private label Erajaya Digital yang dirancang untuk pengguna dengan banyak perangkat—laptop, tablet, dan smartphone—yang ingin mengurangi jumlah adaptor di tas. Ulasan ini disusun dari spesifikasi resmi dan rilis pabrikan, bukan hasil uji independen jangka panjang, sehingga kinerja aktual seperti stabilitas tegangan saat tiga port terisi penuh belum bisa dipastikan. Yang bisa dievaluasi sekarang adalah nilai tawar teknisnya dan posisinya melawan kompetitor di pasar charger Indonesia.
Di angka Rp499.000, IT MaxGaN Charger 70W menempati posisi menengah-atas untuk kelas charger GaN multiport. Sebagai perbandingan, charger GaN 65W dari merek seperti Anker atau Ugreen umumnya dijual di rentang Rp400–600 ribu tergantung varian dan jumlah port.
Beda utamanya ada di garansi resmi dari TAM selama dua tahun penuh. Untuk produk aksesori yang sering panas dan dipakai harian, garansi panjang ini menurunkan risiko kepemilikan. Klaim CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, bahwa produk ini "menjawab kebutuhan konsumen yang berkembang" perlu dibuktikan lewat daya tahan dalam pemakaian nyata, bukan hanya spesifikasi di atas kertas.
Penggunaan Gallium Nitride memang memungkinkan bodi lebih ringkas dibanding silikon pada watt yang sama. Efisiensi hantaran arus dan manajemen termal yang lebih baik adalah fakta teknis, bukan sekadar gimmick pemasaran. Namun pertanyaan yang lebih relevan: apakah 70W sudah cukup untuk kebutuhanmu?
Perlu dicatat, 70W hanya ideal untuk laptop ultrabook dengan kebutuhan daya di bawah 65W seperti MacBook Air atau ultrabook Windows. Jika kamu menggunakan laptop gaming atau workstation 100W+, charger ini tetap tidak akan bisa mengisi laptop saat dipakai berat. Baca spesifikasi maksimum pengisian laptopmu sebelum membeli.
IT MaxGaN Charger 70W mendukung dua protokol pengisian pintar, yaitu Power Delivery (PD) 3.0 dan Programmable Power Supply (PPS). Kehadiran PD 3.0 memastikan laptop dan tablet terisi pada daya maksimal yang diizinkan perangkat, sementara PPS menyesuaikan voltase dan arus secara dinamis agar suhu saat fast charging lebih terkendali. Sistem di dalamnya diklaim mampu mendeteksi perangkat dan mengalokasikan watt secara otomatis.
Sayangnya, detail pembagian watt saat ketiga port digunakan bersamaan tidak disebutkan jelas dalam rilis resmi. Ini informasi krusial yang wajib kamu ketahui—apakah mengecas laptop akan membuat port lain hanya mendapat output kecil? Kami akan menguji angka pasti pembagian watt saat unit tersedia untuk diukur langsung. Untuk saat ini, asumsikan output 70W tidak bisa dibagi merata ke tiga perangkat besar sekaligus.
IT MaxGaN Charger 70W menawarkan nilai yang layak dihitung untuk pekerja hybrid atau mahasiswa yang membawa satu ultrabook dan dua perangkat pendukung sehari-hari. Harga Rp499 ribu dengan garansi dua tahun cukup kompetitif. Namun, karena informasi pembagian watt antar port belum transparan dan belum ada data uji independen yang bisa kami verifikasi, rekomendasi kami: tunggu hasil review hands-on sebelum memutuskan, terutama jika kebutuhan dayamu di atas 65W untuk laptop utama.