MTsN 1 Rejang Lebong Ikuti Program Kemenag ASRI 2026, Kepala Madrasah Sebut Ini Momentum Tanamkan Kesadaran Lingkungan ke Siswa

Penulis: Hendrizal Satria  •  Senin, 25 Mei 2026 | 11:53:25 WIB
Peserta MTsN 1 Rejang Lebong mengikuti program ASRI 2026 untuk mendukung lingkungan madrasah yang sehat dan rindang.

Program Kemenag Aman, Sehat, Rindang, dan Indah (ASRI) Tahun 2026 dipusatkan di MAN 2 Bengkulu. Acara itu dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag. Ia didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., serta Staf Khusus Kementerian Agama RI.

Pelepasan Burung Jadi Simbol Ekologi

Pelepasan burung menyita perhatian peserta. Tindakan simbolis ini dimaknai sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan kepedulian terhadap lingkungan hidup di lingkungan Kementerian Agama.

Tak hanya seremoni, program ASRI 2026 dirancang sebagai gerakan ekologi berkelanjutan. Konsepnya mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki lingkungan fisik yang aman, sehat, rindang, dan indah.

Dukungan Penuh dari Kepala MTsN 1 Rejang Lebong

Dr. Yuhmir, M.Pd.I., menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, program ASRI menjadi momentum penting menanamkan kesadaran menjaga lingkungan hidup di lingkungan madrasah.

"Selain menciptakan lingkungan yang aman, sehat, rindang, dan indah, kegiatan ini juga memperkuat pendidikan karakter peduli lingkungan bagi peserta didik," ujar Yuhmir dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (24/5).

Acara tersebut juga dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi keagamaan, di antaranya UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan IAIN Curup. Para kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, kepala madrasah, dewan guru, serta siswa-siswi MAN 2 Bengkulu turut memeriahkan kegiatan.

Menuju Madrasah Hijau dan Berwawasan Lingkungan

Partisipasi MTsN 1 Rejang Lebong dalam program ini menjadi langkah konkret mewujudkan madrasah hijau. Dengan program ASRI, diharapkan seluruh civitas akademika madrasah tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam sekitar.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter di madrasah tidak hanya berhenti pada teori di dalam kelas. Ia diimplementasikan melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Gerakan ini sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk mencetak generasi yang religius sekaligus peduli terhadap bumi.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: kemenagrejanglebong.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top