MANNA — Kegiatan sosialisasi ini digelar di Gedung Rapat SMP 13 Bengkulu Selatan pada Senin (18/5). Kepala Bidang Persandian Diskominfo Bengkulu Selatan, Dodi Yarmansyah, mengatakan program ini merupakan bagian dari transformasi digital di lingkungan pendidikan dan pemerintahan daerah.
"Proses administrasi menjadi lebih efektif, efisien, aman, dan memiliki kekuatan hukum yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Dodi dalam sambutannya.
Manfaat TTE: Memangkas Biaya Kertas hingga Keamanan Dokumen
Dengan TTE, kepala sekolah tidak perlu lagi mencetak dokumen hanya untuk dibubuhi tanda tangan basah. Surat edaran, laporan, dan dokumen dinas lainnya bisa ditandatangani secara digital dari jarak jauh.
Dodi menjelaskan, TTE menggantikan fungsi tanda tangan basah dan diakui secara hukum. Sistem ini juga memastikan keutuhan isi dokumen — tidak bisa diubah tanpa izin setelah ditandatangani. "Kami harap pemahaman para kepala sekolah meningkat soal penggunaan sertifikat elektronik dalam mendukung pelayanan administrasi yang lebih modern dan terintegrasi secara digital," tambahnya.
Sosialisasi Ini Penutup Rangkaian Program di 11 Kecamatan
Kegiatan di SMP 13 Bengkulu Selatan ini menjadi penutup rangkaian sosialisasi serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di seluruh desa dan 11 kecamatan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat turut hadir mendampingi para kepala sekolah.
Dengan adanya pelatihan ini, Diskominfo berharap seluruh satuan pendidikan di Bengkulu Selatan bisa mengoptimalkan TTE. "Guna mendukung tata kelola administrasi yang cepat, aman, dan akuntabel," pungkas Dodi.