Program Kemenag Aman, Sehat, Rindang, dan Indah (ASRI) Tahun 2026 dipusatkan di MAN 2 Bengkulu. Acara itu dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag. Ia didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., serta Staf Khusus Kementerian Agama RI.
Pelepasan burung menyita perhatian peserta. Tindakan simbolis ini dimaknai sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan kepedulian terhadap lingkungan hidup di lingkungan Kementerian Agama.
Tak hanya seremoni, program ASRI 2026 dirancang sebagai gerakan ekologi berkelanjutan. Konsepnya mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki lingkungan fisik yang aman, sehat, rindang, dan indah.
Dr. Yuhmir, M.Pd.I., menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, program ASRI menjadi momentum penting menanamkan kesadaran menjaga lingkungan hidup di lingkungan madrasah.
"Selain menciptakan lingkungan yang aman, sehat, rindang, dan indah, kegiatan ini juga memperkuat pendidikan karakter peduli lingkungan bagi peserta didik," ujar Yuhmir dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (24/5).
Acara tersebut juga dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi keagamaan, di antaranya UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan IAIN Curup. Para kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, kepala madrasah, dewan guru, serta siswa-siswi MAN 2 Bengkulu turut memeriahkan kegiatan.
Partisipasi MTsN 1 Rejang Lebong dalam program ini menjadi langkah konkret mewujudkan madrasah hijau. Dengan program ASRI, diharapkan seluruh civitas akademika madrasah tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam sekitar.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter di madrasah tidak hanya berhenti pada teori di dalam kelas. Ia diimplementasikan melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Gerakan ini sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk mencetak generasi yang religius sekaligus peduli terhadap bumi.