Kebakaran di Bengkulu: Pemkot Pastikan Warga Pengantungan Dapat Sarapan hingga Makan Malam, Dapur Umum Beroperasi

Penulis: Hendrizal Satria  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:01:01 WIB
Warga pengungsi kebakaran di Kelurahan Pengantungan menerima sarapan dari organisasi perangkat daerah Pemkot Bengkulu di posko pengungsian, Jumat (14/8/2026).

BENGKULU — Ratusan warga yang rumahnya ludes dilalap api di Kelurahan Pengantungan masih bertahan di posko pengungsian. Pemerintah Kota Bengkulu memastikan pasokan makanan bagi para korban tidak terputus, mulai dari sarapan hingga makan malam, selama masa tanggap darurat berlangsung.

Pada hari kedua penanganan, Jumat (14/8/2026), jajaran Pemkot Bengkulu kembali turun ke lokasi. Peninjauan ini bukan sekadar seremonial; makanan untuk sarapan warga langsung dibagikan di posko.

Alex Periansyah mengatakan, kebutuhan makan pagi para pengungsi dipenuhi melalui program sedekah nasi bungkus yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD).

"Setiap pagi, OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu berkontribusi melalui sumbangan sedekah nasi bungkus. Pagi ini kami menyalurkan dari empat OPD untuk sarapan warga kita yang mengalami kebakaran," kata Alex di lokasi pengungsian.

Skema Pemenuhan Makan: MBG untuk Siang, Dapur Umum untuk Malam

Pemkot Bengkulu tidak hanya mengandalkan bantuan spontan. Pola pemenuhan makanan jangka panjang selama masa pengungsian telah disiapkan dengan skema yang jelas.

Untuk makan siang, warga akan mendapat dukungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara itu, kebutuhan makan malam dipenuhi dari dapur umum yang telah didirikan di kawasan posko pengungsian.

Pendirian dapur umum ini menjadi kunci agar ketersediaan makanan tetap terjamin, tidak bergantung pada donasi yang sifatnya fluktuatif.

Bantuan Warga Terus Mengalir ke Posko Pengungsian

Di tengah duka, solidaritas warga Bengkulu terlihat nyata. Sejumlah bantuan dari masyarakat terus berdatangan ke posko untuk meringankan beban para korban kebakaran.

Pemerintah kota memastikan penanganan tidak berhenti pada peninjauan lokasi. Selama masa pascakebakaran, pelayanan dan dukungan akan terus diberikan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar warga.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bengkulu untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan hingga kondisi berangsur pulih.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: bengkuluekspress.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top