Juventus Kehilangan 9 Pemain, Kapten Locatelli Terancam Absen 6 Bulan

Penulis: Hendrizal Satria  •  Rabu, 09 September 2026 | 08:07:02 WIB
Skuad Juventus kehilangan sembilan pemain akibat cedera, dengan Manuel Locatelli terancam absen hingga enam bulan.

BENGKULU — Musim baru Serie A belum genap sebulan berjalan, ruang perawatan Juventus sudah penuh. Dari lini tengah hingga pertahanan, sembilan pemain inti tumbang bergantian—kombinasi cedera otot, ligamen, dan masalah meniskus yang datang hampir bersamaan.

Yang paling mengkhawatirkan adalah kondisi Manuel Locatelli. Kapten sekaligus otak permainan Bianconeri itu harus menjalani operasi untuk memperbaiki kerusakan meniskus. Laporan awal menyebut Locatelli akan absen sekitar tiga bulan, tapi kabar terbaru dari La Gazzetta dello Sport jauh lebih buruk: masa pemulihan bisa memanjang hingga enam bulan.

Artinya, jika skenario terburuk terjadi, gelandang Timnas Italia itu baru bisa kembali memperkuat Juventus setelah jeda musim dingin. Ia akan melewatkan hampir separuh musim, termasuk laga-laga krusial melawan Inter Milan dan AC Milan.

Dua Korban Baru di Lini Tengah

Masalah Juventus bertambah pekat setelah dua nama terakhir masuk daftar cedera: Manuel Locatelli dan Jeremie Boga. Keduanya tumbang dalam rentang waktu berdekatan, memaksa Spalletti bekerja ekstra menyusun komposisi tim yang tersisa.

Boga, winger anyar yang diharapkan memberi variasi serangan dari sisi sayap, baru tampil beberapa pertandingan sebelum akhirnya menepi. Sementara tanpa Locatelli, distribusi bola dari lini kedua ke depan kehilangan poros utamanya.

Spalletti kini hanya punya sedikit opsi di lini tengah. Pemain muda seperti Nicolo Fagioli dan Fabio Miretti kemungkinan besar akan mendapat menit bermain lebih banyak dari perkiraan awal musim.

Pilihan Terbatas di Tiga Laga Perdana

Yang membuat situasi ini semakin pelik, badai cedera terjadi hanya dalam tiga pertandingan pembuka. Bukan cedera yang tersebar sepanjang musim, melainkan datang beruntun dalam waktu singkat—menandakan ada persoalan dari sisi kebugaran atau persiapan pramusim.

Dengan sembilan pemain senior absen, Spalletti hampir kehabisan rotasi. Setiap pertandingan kini menjadi teka-teki: siapa yang cukup bugar untuk dimainkan, dan berapa lama mereka bisa bertahan sebelum risiko cedera berikutnya muncul.

Jadwal padat Serie A yang berlanjut ke kompetisi Eropa membuat situasi ini tidak bisa dianggap remeh. Juventus belum menunjukkan konsistensi di awal musim, dan kehilangan pemain kunci di saat yang salah bisa menentukan arah perburuan scudetto.

Pertanyaannya sekarang: apakah Spalletti mampu meramu strategi dari sisa skuad yang ada, atau justru memanfaatkan bursa transfer darurat jika regulasi memungkinkan? Satu hal yang pasti—awal musim ini menjadi ujian terbesar bagi kedalaman skuad Juventus dalam beberapa tahun terakhir.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top