BENGKULU — Tiga personel Sat Samapta Polresta Bengkulu mengayuh sepeda patroli menyusuri ruas jalan protokol Kota Bengkulu, Sabtu (6/6/2026) sore. Mereka adalah Aipda Firmansyah, Brigpol Ricki E., dan Briptu Mulla M. Sasaran operasi: balap liar, geng motor, premanisme, dan tindak pidana 3C (curat, curas, curanmor).
Patroli dimulai pukul 15.30 WIB. Rute pertama membentang dari Jalan Ahmad Yani menuju Tugu Pena, lalu berakhir di kawasan Benteng Marlborough. Lokasi-lokasi ini dipilih karena kerap menjadi titik kumpul remaja dan masyarakat, terutama pada akhir pekan.
Polisi Duduk Bersama Remaja di Tepi Jalan
Alih-alih sekadar melintas, personel turun dari sepeda dan berdialog langsung dengan kelompok remaja yang ditemui di sepanjang rute. Petugas mengingatkan mereka agar tidak terlibat balap liar yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak melakukan balap liar dan bersama-sama menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan,” ujar petugas saat memberikan imbauan kamtibmas.
Imbauan ke Warga: Jaga Barang Berharga
Selain menyasar remaja, petugas juga menyambangi warga yang tengah beraktivitas di sekitar titik rawan. Mereka mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas dengan menjaga barang berharga dan memperhatikan keamanan lingkungan sekitar.
Pendekatan dialogis ini merupakan bagian dari strategi preventif Polresta Bengkulu. Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, melalui jajaran Sat Samapta, menegaskan komitmen untuk terus mengintensifkan patroli serupa di wilayah hukum Polresta Bengkulu.
Hasil Patroli: Nihil Gangguan Menonjol
Hingga patroli berakhir, situasi di sepanjang jalur yang diawasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan menonjol selama operasi berlangsung. Polresta Bengkulu berharap kegiatan ini dapat mempererat komunikasi antara polisi dan masyarakat sehingga potensi gangguan kamtibmas bisa lebih cepat diantisipasi. (**)