Pencarian

Pemprov Bengkulu Kejar Target Dokumen MCSP KPK RI, Sekda Ingatkan 7 Area Rawan Korupsi Jadi Prioritas

Selasa, 11 Agustus 2026 • 10:05:01 WIB
Pemprov Bengkulu Kejar Target Dokumen MCSP KPK RI, Sekda Ingatkan 7 Area Rawan Korupsi Jadi Prioritas
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, memimpin rapat koordinasi pemenuhan dokumen penilaian MCSP KPK RI di lingkungan Pemprov Bengkulu.

BENGKULU — Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah berupaya keras menuntaskan pemenuhan dokumen penilaian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, menegaskan bahwa instrumen Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) menjadi salah satu kunci utama pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

Usai memimpin rapat koordinasi pada Senin (10/8), Herwan menginstruksikan agar setiap perangkat daerah memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan indikator yang menjadi bagian dari penilaian tersebut. Ia menekankan, data yang disiapkan harus detail dan matang, termasuk jika ditemukan selisih data, piutang, ataupun aset yang belum tersertifikasi.

Data Piutang dan Aset Harus Transparan

Herwan meminta seluruh OPD untuk tidak menutup-nutupi temuan di lapangan. Jika terdapat selisih data atau aset yang belum bersertifikat, hal itu harus dijelaskan secara gamblang.

"Agar nantinya seluruh proses dapat dipertanggungjawabkan dengan baik," ujarnya, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap proses administrasi.

Tujuh Area Prioritas Pencegahan Korupsi

Dalam rapat tersebut, Sekda memaparkan setidaknya ada tujuh area yang menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam mencegah korupsi. Area-area ini dinilai memiliki potensi kerawanan yang harus segera dibenahi.

  • Perencanaan dan penganggaran
  • Pelayanan publik
  • Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN)
  • Pengadaan barang dan jasa
  • Pengelolaan barang milik daerah

Herwan menambahkan, evaluasi dari KPK RI dilakukan secara berkala. Kondisi ini harus dimanfaatkan pemda sebagai momentum untuk mengukur sejauh mana upaya pencegahan korupsi telah diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Evaluasi itu juga bertujuan untuk memperkuat pengawasan serta memastikan program dan kegiatan pemerintah berjalan sesuai ketentuan," tambah Herwan.

Melalui penguatan tata kelola dan pemenuhan indikator yang dipersyaratkan, diharapkan seluruh potensi kerawanan dapat diminimalisir. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen nyata Pemprov Bengkulu dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarutara.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks