BENGKULU — Sebanyak 23 bank pembangunan daerah yang tergabung dalam program Simpeda akan memperebutkan hadiah utama senilai Rp 500 juta pada pengundian nasional yang berlangsung di Bengkulu, Jumat (21/8/2026). Selain grand prize, panitia juga menyiapkan empat hadiah senilai Rp 100 juta serta puluhan hadiah lain dengan nominal Rp 50 juta, Rp 10 juta, dan Rp 5 juta.
Direktur Utama Bank Bengkulu, H. Iswahyudi, memastikan seluruh rangkaian acara terbuka untuk masyarakat umum. Ajakan tersebut disampaikan menyusul persiapan teknis pengundian yang telah rampung, termasuk penjadwalan pengundian hadiah kecil lebih awal agar proses berjalan efektif.
Syarat Menang: Saldo Minimal Kelipatan Rp 100 Ribu
Berbeda dari undian berhadiah pada umumnya, mekanisme Simpeda memberi peluang setara bagi seluruh nasabah tanpa perlu melakukan transaksi tambahan. Iswahyudi menjelaskan, syarat utama hanya memiliki saldo minimal dengan kelipatan Rp 100 ribu pada periode tabungan Januari hingga Juni 2026.
"Setiap bank dipastikan mendapatkan pemenang hadiah Rp50 juta. Sedangkan hadiah Rp500 juta dan empat hadiah Rp100 juta diperebutkan seluruh nasabah dari 23 BPD peserta Simpeda," ujarnya di Bengkulu, Kamis (20/8/2026).
Ungu Band Jadi Magnet Malam Puncak
Untuk meningkatkan antusiasme warga, Bank Bengkulu menghadirkan grup musik papan atas Ungu Band sebagai bintang tamu utama pada malam puncak pengundian. Penampilan band asal Jakarta itu diharapkan menarik minat masyarakat untuk hadir langsung menyaksikan proses pengundian di lokasi acara.
Keputusan menghadirkan Ungu Band merupakan bagian dari strategi Bank Bengkulu untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat. Konser gratis ini sekaligus menjadi sarana edukasi bahwa menabung di bank pembangunan daerah memiliki manfaat ganda, yakni keamanan dana dan peluang memperoleh hadiah.
Hadiah Rp 3 Miliar untuk Nasabah 23 BPD
Total hadiah yang disiapkan pada Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 mencapai Rp 3 miliar. Seluruh hadiah tersebut merupakan akumulasi dari peserta program Simpeda di 23 provinsi, termasuk Bengkulu yang bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan periode XXXVIII ini.
Pengundian hadiah dengan nominal lebih kecil akan dilaksanakan terlebih dahulu sebelum acara puncak. Langkah ini ditempuh agar seluruh proses pengundian dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Iswahyudi menambahkan, warga Bengkulu dan sekitarnya dipersilakan hadir tanpa biaya masuk. "Ayo datang ramai dan saksikan. Acara ini terbuka untuk semua lapisan masyarakat Provinsi Bengkulu atau terbuka untuk umum," katanya.