Kompetisi sepak bola usia dini Piala Bela Negara 2026 kategori U-10 dan U-12 resmi bergulir di Stadion Semarak Bengkulu, Jumat (21/8/2026) pagi. Ajang yang diinisiasi APSUMSI bersama Kementerian Pertahanan RI dan Junior Premier League (JPL) ini tidak hanya menjadi ruang unjuk bakat, tetapi juga sarana menanamkan nilai bela negara sejak dini. Pembukaan kegiatan diwakili oleh Kolonel Inf Condro Ediwibowo atas perintah Komandan Korem 041/Garuda Emas (Gamas) Brigadir Jenderal TNI Jatmiko Aryanto.
BENGKULU — Puluhan pesepak bola muda Bengkulu mengikuti festival dan kompetisi Piala Bela Negara 2026 yang digelar di Stadion Semarak, Jumat (21/8/2026) pagi. Ajang kategori U-10 dan U-12 ini menjadi salah satu pintu masuk pembinaan atlet sekaligus benteng pertahanan karakter anak dari pengaruh negatif lingkungan.
Kolonel Inf Condro Ediwibowo yang mewakili Danrem 041/Garuda Emas (Gamas) Brigadir Jenderal TNI Jatmiko Aryanto menegaskan, pembinaan olahraga merupakan salah satu cara positif untuk membentuk karakter anak. Menurutnya, aktivitas di lapangan hijau mampu mengisi waktu produktif di tengah maraknya tantangan seperti narkoba dan judi online.
"Sekarang banyak tantangan seperti narkoba, judi online dan sebagainya. Dengan kegiatan di lapangan seperti sepak bola dan olahraga lainnya, kita berharap anak-anak memiliki aktivitas yang produktif," ujar Condro dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Menanamkan Nasionalisme Lewat Lapangan Hijau
Condro menilai kompetisi ini bukan sekadar ajang mencari pemenang. Ada misi besar yang dibawa panitia, yakni membangun kesadaran bela negara kepada anak-anak sejak usia dini. Hal sederhana seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan semangat dinilai sebagai bagian dari proses penanaman nilai kebangsaan.
"Kesadaran bela negara mulai sejak dini perlu ditanamkan kepada anak-anak kita. Hal-hal kecil seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan semangat juga merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai tersebut," katanya.
Melalui kompetisi ini, anak-anak juga diajak mengembangkan kreativitas, bakat, disiplin, serta sportivitas. Pembinaan yang berkelanjutan menjadi kata kunci agar ajang ini tidak berhenti pada pertandingan semata.
Target: Tembus Timnas Indonesia
Piala Bela Negara 2026 diharapkan menjadi batu loncatan bagi pesepak bola muda Bengkulu untuk menembus level yang lebih tinggi. Korem 041/Gamas menargetkan lahirnya talenta-talenta terbaik yang mampu memperkuat Tim Nasional Indonesia.
"Harapannya nanti akan muncul pesepak bola-pesepak bola baik di tingkat daerah, kemudian bisa ke tingkat nasional, bahkan bisa mewakili Indonesia," tutur Condro.
Pernyataan itu diamini dengan harapan besar agar Bengkulu suatu saat melahirkan pemain yang berlaga di kancah internasional. "Apalagi kita mengharapkan ada 'Garuda di Dadaku' yang berangkat dari Bengkulu," pungkasnya.
Kompetisi yang digelar secara nasional untuk kategori U-10 dan U-12 ini diinisiasi oleh APSUMSI melalui kolaborasi dengan Kementerian Pertahanan RI serta Junior Premier League (JPL). Ajang ini membawa misi menanamkan kedisiplinan, sportivitas, semangat kebersamaan, dan kecintaan terhadap Tanah Air sejak usia dini.