BENGKULU — Gubernur Bengkulu memimpin langsung rapat koordinasi kepala daerah se-Provinsi Bengkulu yang berlangsung di Balai Raya Semarak, Selasa (18/8/2026). Pertemuan ini dihadiri Sekretaris Daerah, seluruh bupati dan wali kota, serta unsur perangkat daerah terkait untuk membahas sinkronisasi program pembangunan lintas tingkat pemerintahan.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan rakor menjadi forum utama untuk mengharmoniskan program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Menurutnya, sinergi ini mutlak diperlukan agar program strategis berjalan efektif dan tepat sasaran di lapangan.
Empat Isu Krusial yang Menjadi Fokus Pembahasan
Penyelarasan program strategis nasional, pengentasan kemiskinan, peningkatan infrastruktur dasar, dan penanganan stunting menjadi bahasan utama dalam rapat tersebut. Pemerintah provinsi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang memerlukan koordinasi intensif antar daerah.
"Kita harus selaraskan program agar target pembangunan tercapai lebih cepat dan manfaatnya dirasakan masyarakat," tegas Gubernur dalam sambutannya.
Stunting Jadi Perhatian Khusus, Intervensi Terpadu Diminta
Penanganan stunting mendapat perhatian khusus dalam rakor ini. Pemerintah provinsi meminta setiap kepala daerah mempercepat intervensi terpadu mulai dari pemenuhan gizi, akses air bersih, hingga layanan kesehatan ibu dan anak.
Gubernur menekankan pentingnya pemantauan berkala dan pelibatan lintas sektor untuk memastikan capaian program penurunan stunting berjalan sesuai target. Langkah ini dinilai krusial karena menyangkut kualitas sumber daya manusia Bengkulu ke depan.
Bupati Bengkulu Utara Soroti Sinkronisasi Anggaran Antar Daerah
Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata menyebut rakor ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan visi dan langkah antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Ia menyoroti perlunya sinkronisasi anggaran dan prioritas program agar pelaksanaan di tingkat lapangan tidak tumpang tindih.
"Kita bahas isu-isu terkini di daerah dan bagaimana langkah bersama agar program berjalan efektif," ujar Arie dalam kesempatan tersebut.
Rencana Aksi Teknis Disusun untuk Percepat Realisasi Program
Rakor diakhiri dengan komitmen bersama memperkuat mekanisme koordinasi dan memperjelas pembagian tugas antar instansi. Pemerintah provinsi akan menindaklanjuti rekomendasi rapat dengan menyusun rencana aksi teknis bersama setiap kabupaten/kota.
Pemantauan berkala juga akan dilakukan untuk mengukur kemajuan pelaksanaan program prioritas di masing-masing daerah. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat Bengkulu.