Ketua Golkar Bengkulu Tantang Kadernya: Jangan Berhenti di Seremoni HUT ke-62, Rakyat Harus Rasakan Manfaat Kebijakan

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 10:46:31 WIB
Ketua Golkar Bengkulu Syamsurachman menyampaikan arahan kepada pengurus dan kader dalam peringatan HUT ke-62 Golkar di Bengkulu.

BENGKULU — Syamsurachman menyampaikan pesan itu di hadapan jajaran pengurus dan kader Golkar Bengkulu yang hadir dalam peringatan hari jadi partai berlambang pohon beringin tersebut. Ia menilai kedewasaan politik sebuah partai tidak diukur dari ramainya perayaan, melainkan dari pengabdian yang bisa dibuktikan ke publik.

Peringatan HUT ke-62 Golkar di Bengkulu tahun ini digelar dengan format yang lebih sederhana. Arahan kesederhanaan itu, kata Syamsurachman, datang langsung dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Meski begitu, ia menekankan kesederhanaan tidak boleh menggerus substansi peringatan. Justru momen hari jadi diminta jadi titik balik untuk memperkuat kepedulian sosial dan mendekatkan partai ke masyarakat.

Ziarah hingga Santunan Anak Yatim Mewarnai Rangkaian HUT

Rangkaian peringatan HUT ke-62 Golkar Bengkulu diawali ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Balai Buntar, Kota Bengkulu. Kegiatan berlanjut dengan bakti sosial dan pemberian santunan kepada anak yatim.

Jajaran pengurus dan kader juga menggelar syukuran sebagai penutup rangkaian acara. Syamsurachman menyebut seluruh kegiatan dirancang tetap menyentuh kebutuhan warga, bukan sekadar formalitas organisasi.

DPD Golkar Bengkulu menyiapkan agenda lanjutan setelah peringatan hari jadi. Bakti sosial, pembagian paket sembako, dan pasar murah akan digelar untuk membantu masyarakat sekaligus memperluas jangkauan kegiatan sosial partai.

Kader di Legislatif dan Eksekutif Diminta Peka Aspirasi Warga

Syamsurachman menyoroti peran kader Golkar yang duduk di lembaga legislatif dan eksekutif. Menurut dia, aspirasi warga harus jadi pertimbangan utama dalam setiap langkah dan keputusan politik yang diambil.

Ia menilai politik semestinya tidak berhenti pada perebutan ruang kekuasaan. Kehadiran partai, lanjutnya, harus punya arti nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjawab persoalan sosial dan mendorong peningkatan kesejahteraan.

"Harapan kita, semakin matang usia Partai Golkar, semakin dewasa pula gerak politik kader-kader Golkar di Provinsi Bengkulu," kata Syamsurachman.

Pesan senada ia ulang saat menutup peringatan. Syamsurachman ingin semangat pengabdian tercermin dalam tindakan, baik melalui pelayanan kepada masyarakat maupun kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

"Semoga ke depan, intervensi kebijakan dari kader-kader Partai Golkar di legislatif maupun eksekutif semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bengkulu. Kepekaan terhadap aspirasi dan komitmen mewujudkan kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas yang dipenuhi," pungkasnya.

Penilaian Publik Jadi Ujian Sesungguhnya bagi Golkar Bengkulu

Syamsurachman meminta kader tidak menjadikan peringatan HUT sebagai agenda rutin tahunan tanpa tindak lanjut. Komitmen yang dibangun lewat kegiatan sosial, menurut dia, perlu diteruskan melalui kerja berkelanjutan di pemerintahan dan lembaga perwakilan.

Bagi Golkar Bengkulu, HUT ke-62 menjadi penanda bahwa penilaian publik tidak berhenti pada meriahnya perayaan. Konsistensi kerja, respons terhadap persoalan warga, dan manfaat nyata yang dihasilkan akan menjadi ukuran utama.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: klikinfoberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top