Dana BOS SDN 07 Bengkulu Tengah Rp 198 Juta Disorot, MAFIA Temukan Indikasi Masalah dalam Penggunaan Anggaran

Penulis: Syahrul Karim  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 17:03:02 WIB
MAFIA menemukan indikasi ketidaksesuaian penggunaan Dana BOS Rp 198 juta di SDN 07 Bengkulu Tengah.

BENGKULU TENGAH — Penggunaan Dana BOS di SDN 07 Bengkulu Tengah senilai Rp 198.000.000 lebih tengah menjadi perhatian serius. Lembaga Masyarakat Anti Finansial dan Anggaran (MAFIA) menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam realisasi anggaran yang patut diusut lebih lanjut.

MAFIA Soroti Kejanggalan Pengelolaan Dana BOS

Koordinator MAFIA, Yulian Efendi, menyatakan bahwa pihaknya menemukan beberapa indikasi masalah dalam penggunaan anggaran di sekolah dasar tersebut. Temuan ini didapat setelah melakukan penelusuran awal terhadap laporan keuangan dan kegiatan sekolah.

"Kami menilai penggunaan Dana BOS di SDN 07 Bengkulu Tengah ini bermasalah. Ada beberapa item yang tidak sesuai dengan peruntukannya," ujar Yulian Efendi dalam keterangannya, Selasa (15/4).

Desakan Audit dan Transparansi Anggaran

Menanggapi temuan tersebut, MAFIA mendorong pihak berwenang, termasuk Inspektorat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Tengah, untuk segera melakukan audit forensik. Langkah ini dinilai penting untuk mengungkap secara utuh aliran dana sebesar hampir Rp 200 juta tersebut.

"Kami minta ada pemeriksaan yang transparan dan profesional. Jangan sampai dana yang seharusnya untuk kepentingan siswa malah tidak tepat sasaran," tegas Yulian.

Fakta Singkat Kasus Dana BOS SDN 07 Bengkulu Tengah

  • Total anggaran yang disorot: Rp 198 juta lebih.
  • Lembaga pengawas: Masyarakat Anti Finansial dan Anggaran (MAFIA).
  • Lokasi: SDN 07 Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.
  • Temuan awal: Indikasi ketidaksesuaian penggunaan anggaran dengan peruntukan.
  • Desakan: Audit forensik oleh Inspektorat dan Dinas Pendidikan setempat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SDN 07 Bengkulu Tengah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Tengah belum memberikan tanggapan resmi atas sorotan yang dilayangkan MAFIA. Publik menanti langkah konkret pemerintah daerah dalam menindaklanjuti temuan lembaga pengawas tersebut.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: mitratoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top