BENGKULU — Peningkatan jumlah hewan kurban di Provinsi Bengkulu tahun ini tidak hanya soal kuantitas. Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Saefudin, mengatakan angka tersebut mencerminkan tumbuhnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Pada tahun 2025 jumlah hewan kurban tercatat sebanyak 11.900 ekor. Artinya terjadi peningkatan sebanyak 299 ekor dibanding tahun sebelumnya,” kata Saefudin di Bengkulu, Kamis (28/5/2026), dikutip dari Antara.
Rincian Sapi, Kerbau, Kambing, dan Domba
Data Kanwil Kemenag Bengkulu merinci komposisi hewan kurban tahun 2026 sebagai berikut:
- Sapi: 6.845 ekor
- Kerbau: 45 ekor
- Kambing: 5.204 ekor
- Domba: 105 ekor
Total keseluruhan mencapai 12.199 ekor. Angka ini menjadi rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir di wilayah tersebut.
Mengapa Jumlah Kurban Meningkat?
Saefudin menilai kenaikan ini tidak lepas dari kondisi ekonomi masyarakat yang relatif membaik. Lebih banyak warga yang mampu berpartisipasi dalam ibadah kurban dibandingkan tahun lalu.
“Peningkatan tersebut juga mencerminkan tumbuhnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bengkulu,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat kini semakin memahami makna kurban sebagai bentuk kepedulian sosial, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Hal ini terlihat dari antusiasme warga dalam rangkaian kegiatan Idul Adha.
Salat Id Dipusatkan di Masjid Raya Baitul Izzah
Pelaksanaan salat Idul Adha tingkat provinsi dipusatkan di Masjid Raya Baitul Izzah. Ribuan umat Islam hadir mengikuti rangkaian ibadah, mulai dari salat hingga penyembelihan hewan kurban.
Suasana kebersamaan juga terlihat dari partisipasi berbagai elemen masyarakat yang turut terlibat dalam proses distribusi daging kurban kepada warga. Pelaksanaan Idul Adha di Bengkulu tahun ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.