Pencarian

Dispar Bengkulu Tengah Minta Pengelola Wisata Perketat Keamanan Saat Libur Panjang

Jumat, 01 Mei 2026 • 13:34:18 WIB
Dispar Bengkulu Tengah Minta Pengelola Wisata Perketat Keamanan Saat Libur Panjang
Dinas Pariwisata Bengkulu Tengah mengimbau pengelola wisata memperketat keamanan saat libur panjang.

BENGKULU TENGAH - Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Tengah mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan kewaspadaan selama momentum libur panjang. Langkah antisipatif ini dilakukan menyusul prediksi kenaikan jumlah kunjungan wisatawan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional pada awal Mei 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu Tengah, Eka Nurmaeni, menekankan bahwa lonjakan pengunjung pada masa long weekend harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas dan personel di lapangan. Pihaknya tidak ingin momentum liburan ini terganggu oleh insiden yang merugikan wisatawan maupun pengelola akibat kelalaian dalam pengawasan.

Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Objek Wisata

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah memprediksi bahwa sejumlah objek wisata unggulan akan dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Oleh karena itu, kesiapan pengelola menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas area wisata. Eka Nurmaeni menegaskan bahwa setiap pengelola wajib melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh fasilitas yang tersedia sebelum puncak kunjungan terjadi.

“Momentum libur panjang ini biasanya diikuti peningkatan jumlah pengunjung. Karena itu, kami mengimbau pengelola wisata untuk memastikan keamanan benar-benar diperketat,” ujar Eka saat memberikan keterangan resmi pada Jumat (1/5/2026). Menurutnya, kesiapan maksimal bukan hanya soal pelayanan, tetapi yang utama adalah jaminan keselamatan bagi setiap individu yang datang berkunjung.

Instruksi ini mencakup seluruh jenis destinasi, mulai dari wisata alam hingga taman rekreasi buatan. Dinas Pariwisata berharap pengelola dapat merespons imbauan ini dengan serius demi menjaga citra pariwisata Bengkulu Tengah yang aman dan nyaman bagi pelancong lokal maupun luar daerah.

Fokus Pengawasan Fasilitas dan Wisata Air

Dalam arahannya, Dinas Pariwisata menyoroti beberapa aspek teknis yang harus segera dibenahi oleh para pengelola. Salah satunya adalah keberadaan papan informasi dan penunjuk arah di kawasan wisata. Fasilitas ini dinilai sangat krusial, terutama bagi wisatawan baru, agar mereka dapat memahami batas-batas area aman dan jalur evakuasi jika diperlukan.

Selain infrastruktur fisik, perhatian khusus diberikan pada destinasi wisata berbasis air seperti pantai, sungai, dan kolam pemandian. Objek wisata jenis ini dianggap memiliki tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi dibandingkan destinasi lainnya. Eka meminta agar ada penambahan petugas pengawas atau life guard di titik-titik rawan tersebut selama libur panjang berlangsung.

“Pengawasan harus diperkuat, khususnya di wisata air. Penambahan petugas sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Eka. Dengan adanya petugas tambahan yang bersiaga, potensi gangguan keselamatan diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga pengunjung dapat menikmati waktu libur mereka dengan tenang.

Koordinasi Lintas Sektor Demi Keselamatan

Selain penguatan internal di lokasi wisata, Dinas Pariwisata Bengkulu Tengah juga mendorong para pengelola untuk menjalin komunikasi intensif dengan pihak eksternal. Sinergi dengan aparat keamanan setempat, seperti kepolisian dan TNI, serta tim kesehatan dari puskesmas atau rumah sakit terdekat menjadi langkah krusial dalam prosedur darurat.

Koordinasi ini bertujuan agar jika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan medis atau gangguan ketertiban, tindakan respons cepat dapat segera dilakukan. Ketersediaan kotak P3K dan jalur akses bagi kendaraan darurat di lokasi wisata juga menjadi poin yang diingatkan oleh pihak dinas agar selalu dalam kondisi siap pakai.

Dinas Pariwisata optimis bahwa dengan langkah-langkah antisipatif dan koordinasi yang solid, aktivitas wisata selama libur panjang di Bengkulu Tengah akan berjalan tertib. Keamanan yang terjaga diharapkan mampu memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata di daerah tersebut.

Bagikan
Sumber: bengkulu.tribunnews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks