Pencarian

Pemprov Bengkulu Gandeng Senator Destita Khairilisani Percepat Transformasi Digital

Rabu, 06 Mei 2026 • 20:22:14 WIB
Pemprov Bengkulu Gandeng Senator Destita Khairilisani Percepat Transformasi Digital
Pemprov Bengkulu dan Senator Destita Khairilisani berdiskusi percepatan transformasi digital daerah.

BENGKULU — Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai memperkuat posisi tawar di tingkat nasional guna memastikan kelancaran program digitalisasi daerah. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), pemerintah daerah menjalin sinergi khusus dengan anggota DPD RI asal daerah pemilihan Bengkulu, Destita Khairilisani.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Diskominfotik Provinsi Bengkulu tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memaparkan hambatan dan target pembangunan teknologi informasi. Kepala Diskominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menegaskan bahwa peran senator sangat vital sebagai jembatan komunikasi dengan kementerian terkait di Jakarta.

Fokus Pembangunan: Infrastruktur dan Kapasitas SDM Digital

Dalam diskusi tersebut, Pemprov Bengkulu menggarisbawahi tiga sektor utama yang membutuhkan intervensi pemerintah pusat. Prioritas pertama berkaitan dengan penguatan infrastruktur jaringan agar menjangkau wilayah pelosok, disusul dengan digitalisasi layanan publik yang lebih terintegrasi.

Selain aspek teknis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi poin krusial. Pemprov berharap pusat memberikan porsi lebih besar dalam program pelatihan literasi digital dan teknis bagi aparatur maupun masyarakat lokal untuk mendukung ekosistem transformasi ini.

“Kita butuh para senator seperti Ibu Destita sebagai penyambung lidah ke pemerintah pusat. Hari ini sengaja kita undang untuk memaparkan dan mendiskusikan program prioritas, agar dapat diperjuangkan di tingkat pusat,” ujar Nelly Alesa.

Komitmen Senator Destita Perjuangkan Aspirasi Daerah ke Pusat

Merespons paparan tersebut, Destita Khairilisani mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh Diskominfotik. Menurutnya, pemetaan kebutuhan daerah yang detail akan memudahkan para wakil rakyat di Senayan dalam mengawal usulan anggaran maupun program kerja sama sektoral.

Destita menilai inisiatif ini menunjukkan keseriusan daerah dalam membaca peluang di tengah tren digitalisasi nasional yang kian masif. Ia berjanji akan membawa poin-poin diskusi tersebut ke meja kerja pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi dan usulan prioritas dari Bengkulu.

“Ini patut dicontoh. Ibu Nelly adalah kepala dinas yang mampu membaca peluang. Dengan pertemuan ini, kami bisa mengetahui langsung kebutuhan daerah, khususnya Diskominfotik,” ungkap Destita.

Mengapa Sinergi dengan Pemerintah Pusat Menjadi Krusial?

Ketergantungan pada dukungan pusat bukan tanpa alasan. Akselerasi pembangunan sektor digital memerlukan investasi besar, mulai dari pengadaan perangkat keras hingga sistem keamanan siber yang mumpuni. Tanpa sokongan APBN atau program strategis nasional, transformasi digital di daerah berisiko berjalan lambat.

Nelly Alesa menambahkan bahwa dukungan pusat akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi digital di Bengkulu. Pihaknya optimis, dengan kawalan dari senator di tingkat pusat, berbagai kendala administratif maupun keterbatasan anggaran daerah dapat teratasi melalui skema bantuan yang tepat sasaran.

“Insya Allah apa yang disampaikan hari ini akan kami bawa dan perjuangkan di pemerintah pusat,” tutup Destita Khairilisani dalam pertemuan tersebut.

Bagikan
Sumber: narasiberita.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks