Pencarian

Rp 10,8 Miliar Perputaran Uang di Setiap Desa dari Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Sebut Petani dan Peternak Untung

Sabtu, 16 Mei 2026 • 20:58:01 WIB
Rp 10,8 Miliar Perputaran Uang di Setiap Desa dari Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Sebut Petani dan Peternak Untung
Presiden Prabowo meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur.

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (15/3). Lewat acara yang dipantau daring dari Jakarta itu, Kepala Negara memaparkan dampak ekonomi langsung program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap perekonomian desa.

"Satu desa Rp 10,8 miliar beredar di situ," kata Presiden dalam sambutannya.

Putaran Uang di Desa Naik Drastis

Menurut Prabowo, sebelum ada MBG, pemerintah mengucurkan dana desa sekitar Rp 1 miliar per tahun. Dengan adanya program makan gratis untuk anak sekolah dan ibu hamil, jumlah uang yang beredar di desa bertambah sepuluh kali lipat menjadi Rp 10,8 miliar.

"Yang tadinya sebelum ada MBG kita kirim Rp 1 miliar dana desa, dengan MBG kita tambah Rp 10 miliar," ujarnya menjelaskan perbandingan tersebut.

Petani Lele Hingga Pembuat Tempe Kebagian Rezeki

Presiden merinci bahwa perputaran uang itu langsung dirasakan oleh produsen lokal. Petani ikan lele, peternak bawang merah, perajin tempe, hingga pedagang telur di desa menjadi pihak yang paling diuntungkan.

"Yang tanam ikan lele bisa dijual, yang tanam bawang merah bisa terjual, yang bikin tempe bisa terbeli, yang jual telur bisa. Semua produsen di desa itu hidup," kata Prabowo.

Biaya Logistik Ditekan, Pemasok Lokal Diutamakan

Prabowo menambahkan, penggunaan bahan baku dari produsen setempat menekan biaya logistik. Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak perlu lagi mengeluarkan ongkos besar untuk berbelanja ke pasar kota. Sebaliknya, para petani dan peternak di desa mendapat kepastian pembelian komoditas mereka.

"Ini adalah dampak dari MBG, sekian ratus triliun akan beredar di desa-desa, kelurahan-kelurahan, kabupaten-kabupaten," ujar Presiden.

Berbeda dengan Mekanisme Pasar Bebas

Kepala Negara membandingkan skema ini dengan mekanisme pasar bebas yang selama ini berjalan. Menurutnya, jika uang ratusan triliun beredar di pasar bebas, pemilik modal besar yang akan berkuasa dan uang rakyat justru tersedot ke pusat.

Lewat MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, Presiden menargetkan ekonomi Indonesia bangkit dari level paling bawah. "Sekarang saya kira secara jujur para kepala desa, para bupati sudah mulai merasakan. Ke depan akan lebih merasakan," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks