MANNA — Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan mengawasi langsung Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Manna pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan rutin untuk memastikan standar pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan berjalan sesuai pedoman yang berlaku.
Hadir dalam acara yang dimulai pukul 09.00 WIB itu Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si., bersama Kasubsi Pelayanan Tahanan dan petugas kesehatan rutan. Dari Dinkes Bengkulu Selatan, tim diketuai oleh Helma Boti, S.Kep., serta didampingi Desi, Amd.Farm., SE., dan Din Almanto, SKM.
Apa Saja yang Diperiksa Tim Dinkes?
Pemeriksaan mencakup kelengkapan administrasi pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana klinik, ketersediaan obat serta alat kesehatan. Tim juga mengecek sistem pencatatan dan pelaporan layanan yang selama ini berjalan.
Tak hanya dokumen, kebersihan ruangan dan pengelolaan limbah medis ikut menjadi sorotan. Kesiapan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pegawai dan warga binaan juga diuji dalam pengawasan tersebut.
Kendala Operasional Disampaikan Petugas Kesehatan Rutan
Dalam kesempatan itu, petugas kesehatan Rutan Kelas IIB Manna menyampaikan sejumlah kendala dan kebutuhan operasional yang mereka hadapi sehari-hari. Tim Dinkes pun memberikan arahan teknis, pembinaan, dan rekomendasi perbaikan secara langsung.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pembinaan yang diberikan oleh Dinkes Bengkulu Selatan.
“Melalui pembinaan dan pengawasan ini diharapkan pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Manna semakin optimal, baik dari sisi administrasi, sarana prasarana, maupun kualitas pelayanan kepada warga binaan,” ujarnya.
Hasil Pengawasan Jadi Bahan Evaluasi
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan sesuai prosedur. Hasil pengawasan yang dikantongi tim Dinkes akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi Rutan Kelas IIB Manna dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan ke depan.