Program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital. Tidak sekadar penggunaan perangkat, transformasi ini menyasar perubahan pola pikir dan budaya kerja tenaga pendidik agar lebih adaptif terhadap era digital.
Mengapa Pemkab Seluma Percepat Digitalisasi Sekolah?
Dalam sambutannya, Gustianto menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Menurutnya, dunia pendidikan di Seluma harus mampu berjalan beriringan dengan perkembangan zaman yang semakin cepat.
"Transformasi digital di sekolah menjadi langkah sangat penting dan utama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Kita menginginkan sekolah-sekolah di Seluma mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi," ujar Gustianto.
Dukungan Google Indonesia dan Target ke Depan
Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari Google Indonesia yang memberikan pelatihan teknis dan pendampingan langsung bagi para tenaga pendidik. Materi yang disampaikan mencakup strategi transformasi digital sekolah hingga teknik pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma, Munarwan Syafui, menyebut program ini sebagai upaya percepatan peningkatan mutu pendidikan melalui optimalisasi platform digital, baik dalam proses belajar mengajar maupun administrasi sekolah.
"Kami sangat berharap para kepala sekolah dan seluruh tenaga pendidik mampu memahami esensi dari program ini, serta dapat menerapkan sistem pembelajaran berbasis digital secara maksimal dan berkelanjutan," kata Munarwan.
Dampak yang Diharapkan bagi Guru dan Siswa
Pemkab Seluma menargetkan terciptanya sekolah-sekolah yang lebih maju, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan fasilitas dan teknologi dari Google Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tenaga pendidik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan modern.
Gustianto menambahkan, pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar akan membuka peluang lebih luas bagi guru dan siswa untuk mengembangkan kemampuan, wawasan, serta kreativitas di tengah era digital.