BENGKULU — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PLN (Persero) untuk memacu proses pemulihan pasokan listrik di Sumatera secara maksimal. Permintaan ini disampaikan menyusul gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada Jumat (23/5) dan berdampak pada jutaan pelanggan di berbagai provinsi, termasuk Bengkulu.
Angka Pemulihan: 176 Gardu Induk Kembali Beroperasi
Berdasarkan data hingga Sabtu (23/5) pukul 19.00 WIB, sebanyak 176 gardu induk yang sempat terdampak telah berhasil beroperasi kembali. Dari total beban sistem yang terganggu sebesar 5.334 MW, sebanyak 3.431,21 MW atau lebih dari 64 persennya telah pulih.
PLN mencatat, dari 13,1 juta pelanggan yang mengalami pemadaman, lebih dari 8,5 juta pelanggan kini sudah kembali menikmati listrik. Proses penormalan terus dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi di seluruh wilayah terdampak.
Penyebab Gangguan: Indikasi Awal dari Transmisi 275 kV Jambi
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi. Gangguan ini diduga dipengaruhi oleh kondisi cuaca ekstrem, yang kemudian memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatera.
“Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap,” ujar Darmawan dalam keterangan resminya.
Instruksi ESDM: Investigasi Menyeluruh dan Penguatan Infrastruktur
Wakil Menteri ESDM Yuliot menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kejadian blackout ini. Ia memastikan investigasi teknis dilakukan secara komprehensif untuk mengetahui akar penyebab gangguan dan menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak,” kata Yuliot dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga memberikan arahan khusus kepada PLN. Arahan tersebut mencakup peningkatan keandalan backbone sistem Sumatera melalui pembangunan pembangkit dan transmisi 500 kV/275 kV, serta penguatan keandalan sub sistem di setiap provinsi. Selain itu, PLN diminta menyiapkan infrastruktur blackstart untuk mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan serupa di masa depan.
Fakta Singkat Pemulihan Listrik Sumatera
- 13,1 juta pelanggan terdampak blackout Jumat (23/5).
- 8,5 juta+ pelanggan telah kembali menikmati listrik hingga Sabtu malam.
- 176 unit gardu induk berhasil beroperasi kembali.
- 3.431,21 MW beban sistem berhasil dipulihkan dari total 5.334 MW.
PLN Minta Maaf, Tim Inspektur Diterjunkan ke Lapangan
PLN melalui Direktur Utamanya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi. Darmawan memastikan seluruh personel di lapangan bekerja maksimal untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan.
Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno menyatakan pemerintah telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan sejak tahap awal pasca padam meluas. Tim ini akan diperkuat untuk melakukan investigasi lebih intensif guna memastikan keandalan sistem ke depan.