BENGKULU — CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengonfirmasi bahwa kontrak M. Rahmat telah berakhir berdasarkan kesepakatan bersama. Pemain yang identik dengan nomor punggung 91 itu meninggalkan klub setelah menit bermainnya menurun drastis pada musim 2025/2026.
Enam Tahun dan Satu Gelar Juara
Selama membela Bali United, Rahmat mencatatkan kontribusi gol yang signifikan, termasuk menjadi bagian penting saat tim meraih gelar juara BRI Liga 1 musim 2021/2022. Namun, pada musim terakhirnya, pemain berjuluk "The Flash" itu hanya tampil dalam 15 pertandingan dan tiga kali menjadi starter.
Manajemen mengucapkan terima kasih atas dedikasi Rahmat dan mendoakan kesuksesan kariernya di klub baru. Kepergiannya meninggalkan lubang di sektor sayap yang harus segera diisi.
Johnny Jansen Minta Striker Tajam, Posisi Kopitovic Terancam
Pelatih Johnny Jansen telah memberikan sinyal keras soal kebutuhan tim. Ia secara terbuka menyatakan butuh penyerang yang bisa mencetak minimal 15 gol dalam satu musim. Pernyataan itu memicu spekulasi bahwa duet Boris Kopitovic dan Jens Raven belum memenuhi ekspektasi.
Kondisi ini membuat masa depan Kopitovic di tim menjadi tidak pasti. Ia disebut-sebut bakal menyusul langkah M. Rahmat hengkang dari Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Islam Slimani: Liburan atau Negosiasi?
Nama Islam Slimani mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter Bali United. Penyerang Timnas Aljazair dengan 47 gol dari 102 caps itu diketahui tengah berada di Ubud, Bali, dalam beberapa hari terakhir.
Belum ada konfirmasi apakah kunjungan Slimani ke Pulau Dewata sekadar liburan atau bagian dari proses negosiasi kontrak. Profilnya sebagai target man haus gol dinilai cocok dengan kriteria yang diinginkan Jansen.
Namun, ada catatan besar yang patut dipertimbangkan. Di usia 37 tahun, produktivitas Slimani menurun drastis. Bersama CFR Cluj di Rumania, ia hanya mencetak satu gol dari 15 pertandingan. Faktor usia dan kebugaran fisik akan menjadi pertaruhan besar jika Bali United serius mendatangkannya.
Kepastian Pelatih Jadi Modal Awal
Di tengah hiruk-pikuk pergerakan pemain, Bali United sudah mengamankan posisi pelatih kepala. Johnny Jansen dipastikan tetap memimpin tim musim depan. Lewat unggahan di Instagram pribadinya, pelatih asal Belanda itu menegaskan komitmennya untuk membawa tim lebih kompetitif.
Keputusan ini mendapat respons positif dari pendukung setia Serdadu Tridatu. Kini, semua mata tertuju pada langkah manajemen dalam merekrut amunisi baru untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.