BENGKULU — Pernyataan itu disampaikan Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Presiden, Kamis (4/6/2026). Ia tidak merinci posisi apa yang bakal diisi oleh ketua serikat buruh tersebut. “Ya, kemungkinan ya, kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini. Berhubungan dengan kiprah beliau,” ujarnya.
Isyarat dari Istana dan Respons Said Iqbal
Prasetyo juga secara spesifik menyebutkan potensi waktu pelantikan, yaitu pada Senin pekan depan. Namun, ia enggan menjawab gamblang saat ditanya soal jabatan spesifik yang akan ditempati Said Iqbal. Sinyal dari Istana ini muncul di tengah spekulasi politik yang berkembang sejak beberapa pekan terakhir.
Said Iqbal sendiri memilih bungkam dan enggan memberikan konfirmasi. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Presiden. “Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden ya,” kata Said saat dihubungi secara terpisah.
Dinamika Politik Jelang Reshuffle
Kabar masuknya Said Iqbal ke kabinet memicu spekulasi mengenai kemungkinan perombakan menteri dalam waktu dekat. Sebagai tokoh buruh yang kerap kritis terhadap kebijakan pemerintah, langkah ini dinilai strategis untuk meredam potensi gejolak ketenagakerjaan. Said Iqbal memimpin Partai Buruh yang memiliki basis massa dari kalangan serikat pekerja dan buruh di berbagai daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Presiden maupun Sekretariat Kabinet mengenai kepastian reshuffle. Istana juga belum mengonfirmasi apakah pelantikan pada 8 Juni 2026 akan digelar untuk satu posisi atau serangkaian pergantian menteri.
Karier dan Jejak Perjuangan Said Iqbal
Said Iqbal dikenal sebagai Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Ia telah malang melintang dalam advokasi hak-hak buruh, termasuk dalam perjuangan menolak Omnibus Law Cipta Kerja. Kiprahnya di dunia politik dan ketenagakerjaan menjadi pertimbangan utama mengapa namanya santer disebut masuk dalam bursa calon menteri.
Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi pertama kalinya seorang tokoh serikat buruh duduk di kabinet pemerintahan Indonesia. Publik kini menantikan pengumuman resmi dari Mensesneg yang dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan.