Pencarian

Wabup Bengkulu Selatan Yevri Sudianto Temui Kementan, Dorong Percepatan Replanting Sawit Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 • 13:59:01 WIB
Wabup Bengkulu Selatan Yevri Sudianto Temui Kementan, Dorong Percepatan Replanting Sawit Rakyat
Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto bertemu Kementan untuk percepatan replanting sawit rakyat.

BENGKULU SELATAN — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan bergerak cepat menyelamatkan sektor perkebunan sawit yang menjadi tulang punggung ekonomi warga. Wakil Bupati Yevri Sudianto langsung mengadukan persoalan ini ke Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Ia mendesak agar program replanting atau peremajaan tanaman sawit rakyat bisa dipercepat.

Menurut Yevri, banyak tanaman sawit milik petani di Bengkulu Selatan yang sudah berusia tua. Akibatnya, hasil panen terus merosot dan biaya produksi justru membengkak. "Program replanting merupakan langkah penting untuk memajukan sektor perkebunan kelapa sawit di Bengkulu Selatan. Selain mampu memperbaiki dan meningkatkan hasil produksi, program ini juga dapat menekan biaya produksi sehingga lebih menguntungkan bagi para petani," ujar Yevri, Rabu (17/6/2026).

Usia Tanaman Jadi Masalah Klasik Petani Sawit

Persoalan tanaman tua ini bukan hal baru. Namun, dampaknya kini semakin terasa. Petani sawit di Bengkulu Selatan mengeluhkan hasil panen yang tidak sebanding dengan biaya perawatan. Jika dibiarkan, dikhawatirkan pendapatan ribuan kepala keluarga yang bergantung pada sawit akan terus tergerus.

Dalam pertemuan dengan Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Dr. Iim Mucharam, Pemkab Bengkulu Selatan memaparkan kondisi riil perkebunan rakyat di daerah. Mereka juga menyampaikan kebutuhan dukungan kebijakan dan akses program dari pemerintah pusat. Harapannya, petani kecil bisa lebih mudah mendapatkan bibit unggul dan pendampingan teknis.

Sinergi dengan Pusat untuk Peremajaan Lebih Luas

Yevri menekankan bahwa percepatan replanting tidak hanya soal meningkatkan produksi. Lebih dari itu, program ini diyakini bisa memperkuat daya saing perkebunan daerah. "Dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar pelaksanaan program dapat berjalan maksimal dan menjangkau lebih banyak pekebun," tegasnya.

Pemkab Bengkulu Selatan berharap koordinasi ini membuka akses yang lebih besar bagi petani. Program peremajaan yang lebih luas nantinya diharapkan mampu menciptakan perkebunan yang produktif dan berkelanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan program unggulan daerah, MEMBARA (Membangun Bersama Rakyat), yang jadi komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Belum ada angka pasti berapa luas lahan sawit rakyat yang akan diremajakan pada tahap awal. Namun, Pemkab Bengkulu Selatan optimistis koordinasi dengan Kementan akan membuahkan hasil nyata dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: bengkuluekspress.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks