BENGKULU — Vinna Ledy Anggraheni, S.E., resmi memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bengkulu untuk lima tahun ke depan, periode 2026–2031. Kepemimpinannya dimulai setelah terpilih dalam musyawarah cabang yang digelar di Bengkulu, Sabtu (20/6/2026).
Vinna menyebut amanah ini sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang tidak bisa dijalankan sendiri. “Ini membutuhkan kebersamaan, soliditas, dan kerja kolektif seluruh kader,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Prioritas: Perkuat Struktur dan Kaderisasi
Langkah pertama yang akan dijalankan Vinna adalah memperkuat konsolidasi internal partai. Ia ingin membangun komunikasi yang lebih intensif dengan kader hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, fondasi organisasi harus kokoh agar mampu menjawab tantangan politik dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Kami akan mendorong lahirnya kader-kader yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat,” jelas Vinna. Kaderisasi berkelanjutan disebutnya sebagai kunci menjaga eksistensi partai di masa depan.
Target Program: Ekonomi, Pendidikan, dan Peran Perempuan
Di bawah kepemimpinan Vinna, DPC PKB Kota Bengkulu akan memfokuskan perhatian pada sejumlah isu strategis. Pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan daerah menjadi prioritas utama.
Vinna menegaskan bahwa PKB harus hadir sebagai partai yang dekat dengan masyarakat. “Partai harus menjadi wadah perjuangan yang responsif terhadap kebutuhan rakyat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.
Target Politik dan Pelayanan Masyarakat
Meski menargetkan peningkatan capaian politik pada kontestasi mendatang, Vinna menekankan bahwa hal terpenting adalah bagaimana PKB benar-benar menjadi rumah perjuangan yang memberi manfaat nyata. Ia mengajak seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan Kota Bengkulu yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.
“Yang lebih penting dari sekadar capaian politik adalah bagaimana PKB benar-benar menjadi rumah perjuangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Vinna.