Pencarian

Kemensos Salurkan Bantuan Atensi Rp338,92 Juta untuk 124 Keluarga di Kota Bengkulu, Target Penyandang Disabilitas hingga ODHIV

Kamis, 25 Juni 2026 • 17:21:31 WIB
Kemensos Salurkan Bantuan Atensi Rp338,92 Juta untuk 124 Keluarga di Kota Bengkulu, Target Penyandang Disabilitas hingga ODHIV
Kemensos salurkan bantuan Atensi senilai Rp338,92 juta untuk 124 keluarga di Kota Bengkulu.

KOTA BENGKULU — Sebanyak 124 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Bengkulu mulai menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial RI untuk triwulan II 2026. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp338,92 juta.

Bantuan ini dirancang secara komprehensif untuk menyasar kluster masyarakat yang paling membutuhkan intervensi sosial. Tidak hanya sekadar bantuan tunai, program ini menjadi instrumen strategis negara dalam memperkuat jaring pengaman sosial di daerah.

Siapa Saja Penerima Bantuan Atensi di Kota Bengkulu?

Penjabat (Pj) Kepala Sentra Dharma Guna Yoni di Kota Bengkulu menyebutkan, bantuan tersebut diberikan kepada lima kategori penerima. Mereka adalah penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), Orang dengan HIV (ODHIV), korban penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat adiktif lainnya (Napza), serta para pelaku usaha mikro yang terdaftar dalam program pemberdayaan ekonomi.

"Harapan besar kami, bantuan stimulan ini benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan, meringankan beban hidup, sekaligus menjadi pemantik kemandirian bagi seluruh KPM di Kota Bengkulu," ujar Yoni, Kamis.

Sinergi Pusat-Daerah untuk Kesejahteraan Warga

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu Afriyenita mengapresiasi konsistensi perhatian Kemensos RI terhadap pemenuhan hak-hak sosial warga. Menurutnya, kehadiran negara melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sentra merupakan wujud konkret di tengah masyarakat.

"Ini adalah bukti nyata bahwa Kemensos selalu hadir di tengah-tengah warganya. Baik bagi korban Napza, saudara-saudara kita penyandang disabilitas, ODHA, maupun kaum lansia, intervensi ini bertujuan agar kehidupan kita semua jauh lebih bermartabat dan mandiri," kata Afriyenita.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Afriyenita optimistis masalah kesejahteraan sosial di akar rumput bisa dituntaskan secara bertahap.

Bukan Sekadar Bansos Seremonial

Afriyenita menegaskan, bantuan Atensi di Kota Bengkulu tidak sekadar menjadi seremoni bagi-bagi bantuan. Ia menyebut program ini merupakan instrumen strategis negara untuk mengangkat harkat hidup masyarakat marginal.

Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan KPM sebagai stimulus modal usaha, pemenuhan kebutuhan hidup, serta mampu memperkokoh struktur kesejahteraan sosial daerah. Pemerintah berharap, intervensi ini memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk menyongsong masa depan yang lebih sejahtera dan inklusif.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks