BENGKULU — Ratusan anak yatim dari berbagai kecamatan di Kota Bengkulu memadati Masjid At-Taqwa, Kamis (25/6/2026) pagi. Mereka datang untuk mengikuti acara santunan yang digelar Pemerintah Kota Bengkulu bersama Baznas dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Santunan Tunai hingga Voucher Belanja untuk 956 Anak
Ketua Baznas Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf menyebutkan total 956 anak yatim telah terdata dan menerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Data berasal dari seluruh kelurahan yang tersebar di Kota Bengkulu.
Bantuan yang disalurkan berupa santunan tunai, voucher belanja, dan paket sembako. Habib menjelaskan bantuan itu merupakan hasil kolaborasi antara pemkot, Baznas, serta para donatur yang rutin menyalurkan rezekinya.
“Kami terus melakukan pendataan secara berkala. Jika masyarakat mengetahui ada anak yatim yang belum terdaftar, silakan segera menghubungi Baznas Kota Bengkulu agar dapat kami tindak lanjuti,” ujar Habib.
Wali Kota: Akses Pendidikan dan Kesehatan Juga Jadi Prioritas
Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas memberikan bantuan saat momen tertentu. Ia memastikan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi anak-anak yatim terus menjadi prioritas daerah.
Dedy menyebut program pendidikan gratis dan jaminan kesehatan melalui BPJS telah disediakan bagi keluarga kurang mampu. Menurutnya, tidak boleh ada anak di Kota Bengkulu yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
“Anak-anakku semua jangan pernah merasa sendiri. Pemerintah Kota Bengkulu akan terus hadir memberikan perhatian dan dukungan,” kata Dedy di hadapan ratusan anak yatim.
Belanja Bareng Pejabat Usai Acara Resmi
Usai penyerahan santunan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan kemajuan daerah.
Momen menarik terjadi setelah acara resmi berakhir. Para pejabat yang hadir, termasuk Wali Kota dan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Dr. Yeni Puspita, turun langsung mendampingi anak-anak menuju lokasi perbelanjaan. Dengan voucher yang diterima, anak-anak bebas memilih makanan dan kebutuhan lainnya secara gratis.
Kegiatan itu menjadi penutup yang penuh keceriaan. Senyum terlihat menghiasi wajah mereka, mencerminkan semangat kebersamaan yang dijaga di Kota Bengkulu pada momentum 10 Muharam 1448 Hijriah.