BENGKULU — Microsoft resmi mengakhiri dukungan utama untuk Windows 10 pada Oktober 2025. Namun, perusahaan kemudian menawarkan program Extended Security Update (ESU) yang menjamin pembaruan keamanan hingga 13 Oktober 2026. Kini, melalui perubahan yang baru terdeteksi oleh GSMArena, halaman FAQ Microsoft diam-diam memperbarui tenggat akhir ESU menjadi 12 Oktober 2027.
Mengapa Microsoft Mengulur Waktu?
Langkah ini mengejutkan karena selama ini Microsoft gencar mendorong pengguna beralih ke Windows 11. Sayangnya, adopsi Windows 11 masih rendah akibat sejumlah masalah inti yang dikeluhkan pengguna, mulai dari persyaratan perangkat keras yang ketat hingga bug yang belum tuntas.
Di sisi lain, kondisi pasar perangkat keras sedang tidak bersahabat. Sejak awal 2026, para produsen PC—termasuk Lenovo—sudah memperingatkan kelangkaan memori yang memicu kenaikan harga. Lenovo bahkan secara blak-blakan menyarankan konsumen untuk "beli secepatnya" pada Februari lalu. Apple baru saja menaikkan harga jajaran laptopnya, sementara Microsoft sendiri menaikkan harga konsol Xbox untuk ketiga kalinya dalam setahun dengan alasan krisis komponen yang sama.
Dengan daya beli yang terus tergerus, perpanjangan dukungan Windows 10 ini menjadi napas lega. Pengguna tidak perlu buru-buru merogoh kocek lebih dalam untuk membeli laptop baru hanya demi keamanan sistem.
Siapa yang Bisa Mendaftar ESU?
Program ESU tersedia untuk perangkat yang menjalankan Windows 10 versi 22H2, edisi Home, Professional, Pro Education, atau Workstations. Pastikan sistem Anda sudah terpasang pembaruan Windows terbaru sebelum mendaftar.
Pendaftaran bisa dilakukan melalui akun Microsoft dengan hak administrator. Menariknya, Microsoft memberikan opsi biaya: gratis jika Anda menyinkronkan pengaturan PC, atau bisa juga dengan menukarkan 1.000 poin Microsoft Rewards, atau membayar satu kali sebesar 30 dolar AS (sekitar Rp 495.000).
Cara Aktivasi ESU
Prosesnya cukup sederhana. Buka menu Settings > Update & Security > Windows Update. Jika perangkat Anda memenuhi syarat, akan muncul tombol Enroll Now untuk ESU. Setiap akun Microsoft bisa memperpanjang lisensi ESU hingga 10 perangkat sekaligus.
Dampak untuk Pengguna Indonesia
Bagi pengguna di Indonesia, perpanjangan ini sangat relevan. Banyak pengguna masih bertahan di Windows 10 karena spesifikasi laptop lama tidak memenuhi syarat upgrade ke Windows 11, atau karena khawatir dengan kompatibilitas software dan peripheral lokal. Dengan tambahan waktu setahun, pengguna bisa merencanakan upgrade perangkat secara lebih matang, atau sekadar menunggu harga laptop kembali normal.
Keputusan Microsoft ini juga secara tidak langsung mengakui bahwa ekosistem Windows 11 belum sepenuhnya siap ditinggali semua orang. Satu tahun ekstra mungkin cukup—atau mungkin Microsoft akan kembali mengulur waktu lagi.