Ketua Pelaksana, H. Cecep, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai bakti sosial biasa. "Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta dan keluarganya, sekaligus menjadi ladang amal bagi seluruh panitia, donatur, tenaga medis, dan relawan yang telah berkontribusi," ujarnya.
Panitia menyiapkan layanan khitan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Sekretaris Panitia, Prita Sukadewi, memastikan seluruh persiapan berjalan matang berkat koordinasi yang baik dengan semua unsur. "Alhamdulillah, seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, tenaga medis, relawan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan," katanya.
Ketua Puak: Agenda Tahunan untuk Pererat Persaudaraan
Ketua Puak Rejang Lebong, Drs. Hawari Anwar Duramin, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat kebersamaan yang ditunjukkan panitia. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan nilai luhur masyarakat Rejang yang menjunjung tinggi persaudaraan dan gotong royong.
"Bhakti Sosial Khitanan Massal merupakan cerminan nilai luhur masyarakat Rejang yang menjunjung tinggi persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian. Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang terus memberi manfaat bagi masyarakat dan semakin mempererat persatuan warga Rejang di mana pun berada," ungkapnya.
Dukungan dari Surabaya hingga Jakarta
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari para diaspora yang tidak bisa hadir langsung. Prof. Dr. Ir. H. Abdul Hamid, M.P., Ahli Peneliti Utama BRIDA Provinsi Jawa Timur, menyampaikan apresiasi dari Surabaya. Ia menyebut bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap kampung halaman bisa diwujudkan dalam bentuk nyata.
"Merantau untuk Berkarya, Pulang untuk Mengabdi, Bersatu untuk Negeri," tulisnya dalam pernyataan yang dibacakan panitia.
Panitia menyampaikan penghargaan kepada seluruh donatur, sponsor, tenaga kesehatan, dan relawan yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai ajang silaturahmi dan pengabdian warga Rejang di perantauan.